KLM Green 6 tenggelam di Perairan Moro, Lanal Tanjung Balai Karimun evakuasi ABK

Pangkalan TNI AL (Lanal) Tanjung Balai Karimun (TBK) melalui Posal Moro bergerak cepat mengevakuasi Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Layar Motor (KLM) Green 6 yang tenggelam di Perairan Terumbu Stail, Desa Pulau Moro, Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun, Sabtu (25/10/2025)

Karimun (Outsiders) – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Karimun (TBK) melalui Posal Moro bergerak cepat mengevakuasi Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Layar Motor (KLM) Green 6 yang tenggelam di Perairan Terumbu Stail, Desa Pulau Moro, Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun, Sabtu (25/10/2025).

Kapal dilaporkan kandas di terumbu karang saat berlindung dari cuaca buruk hingga mengalami kebocoran dan tenggelam. Dari lima ABK di kapal tersebut, empat orang berhasil diselamatkan, sementara satu orang atas nama Andika Franata Panjain masih dalam pencarian.

Komandan Lanal Tanjung Balai Karimun, Letkol Laut (P) Samuel Chrestian Noya, M.Tr. Opsla, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan personel bersama tim SAR gabungan setelah menerima laporan kejadian.

“Begitu laporan kami terima, unsur Lanal TBK bersama Basarnas, Polairud, Polsek Moro, Koramil Moro, dan masyarakat setempat langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pencarian dan evakuasi. Empat ABK telah diselamatkan, satu masih dalam pencarian,” ujar Danlanal.

KLM Green 6 dengan bobot 98 GT diketahui berangkat dari Pelabuhan Kabil, Batam, menuju Tanjung Balai Karimun pada Jumat (24/10) siang. Kapal dinakhodai Baharudin dengan KKM Edi Kusyadi serta tiga ABK lainnya, yaitu Hasian Marhija Aritonang, Ijo Hijang Djoe, dan Andika Franata Panjain.

Sekitar pukul 20.00 WIB, kapal menghadapi cuaca buruk di sekitar Perairan Pulau Mantras dan memutuskan berlindung di Pulau Panjang, Kecamatan Moro. Kapal kemudian kembali berlayar dini hari, namun kandas di Terumbu Karang Stail pada pukul 05.00 WIB.

Pos terkait