Pengawasan Orang Asing Diperketat, Imigrasi Gelar Rakor TIMPORA di Kampar

Kampar (Outsiders)Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru memperkuat pengawasan terhadap orang asing melalui Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) tingkat Kabupaten Kampar, Selasa (21/04/2026).

Langkah ini diambil seiring meningkatnya dinamika keluar-masuk dan aktivitas orang asing di wilayah tersebut yang dinilai semakin kompleks.

Bacaan Lainnya

Pengawasan Orang Asing Jadi Fokus Utama
Kepala Kantor Imigrasi Pekanbaru, Ryang Yang Satiawan, menegaskan bahwa pengawasan orang asing membutuhkan sinergi lintas instansi.

“Arus orang asing saat ini semakin dinamis, sehingga pengawasan harus dilakukan bersama melalui pertukaran informasi dan koordinasi yang kuat,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa keberadaan orang asing harus terus dipantau untuk memastikan tidak terjadi pelanggaran aturan keimigrasian.

Potensi Pelanggaran Jadi Perhatian
Pengawasan ini tidak hanya mencakup keberadaan, tetapi juga aktivitas orang asing yang berpotensi melanggar hukum.

Beberapa isu yang menjadi perhatian antara lain Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), penyelundupan manusia, hingga keberadaan pekerja asing nonprosedural.

Peran Lintas Instansi dan Masyarakat
Kegiatan ini melibatkan unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya.

Koordinasi lintas sektor dinilai penting untuk memperkuat deteksi dini terhadap potensi pelanggaran yang melibatkan orang asing.

Selain itu, masyarakat juga diharapkan turut berperan aktif dalam memberikan informasi apabila menemukan aktivitas mencurigakan.

Pendekatan Pengawasan Terpadu
Dalam forum tersebut juga ditegaskan bahwa fungsi keimigrasian tidak hanya pelayanan, tetapi juga pengawasan dan penegakan hukum terhadap orang asing.

Melalui forum TIMPORA, diharapkan terbentuk sistem pengawasan terpadu yang mampu memastikan keberadaan orang asing tetap sesuai aturan dan tidak menimbulkan gangguan keamanan.

Rakor ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat pengawasan orang asing di Kabupaten Kampar secara lebih terkoordinasi dan berkelanjutan.

Pos terkait