Minnesota (Outsiders) – Pemerintah Negara Bagian Minnesota bersama Kota Minneapolis dan St. Paul mengajukan gugatan terhadap pemerintah federal Amerika Serikat menyusul penembakan fatal seorang warga sipil oleh agen imigrasi federal dalam operasi penegakan hukum di Minneapolis, Rabu (14/01/2026) waku setempat.
Gugatan tersebut diajukan ke pengadilan federal pada Senin waktu setempat dan menyoroti operasi besar-besaran agen imigrasi yang dinilai memicu ketegangan sosial serta melanggar hak konstitusional warga, khususnya kebebasan berkumpul dan menyampaikan pendapat.
Kasus ini mencuat setelah seorang agen Imigrasi dan Bea Cukai Amerika Serikat menembak mati Renee Good, seorang perempuan berusia 37 tahun, dalam sebuah operasi penangkapan imigrasi. Insiden tersebut memicu gelombang protes di Minneapolis yang berlangsung berhari-hari dan kerap berujung bentrokan antara demonstran dan aparat penegak hukum
Dalam gugatan itu, pemerintah negara bagian dan kota menilai Departemen Keamanan Dalam Negeri telah melampaui kewenangannya dengan melakukan operasi penegakan imigrasi berskala besar di wilayah permukiman padat penduduk tanpa koordinasi yang memadai dengan otoritas lokal.
Jaksa Agung Minnesota menyatakan bahwa tindakan federal tersebut menciptakan situasi berbahaya, mengganggu ketertiban umum, serta mengikis kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum. Penggugat meminta pengadilan mengeluarkan perintah sementara untuk membatasi operasi imigrasi federal di wilayah tersebut.
Sementara itu, Departemen Kehakiman Amerika Serikat menyatakan tidak menemukan dasar untuk membuka penyelidikan pelanggaran hak sipil terkait penembakan tersebut. Keputusan itu menuai kritik dan mendorong sejumlah jaksa federal mengundurkan diri sebagai bentuk protes terhadap penanganan kasus oleh pemerintah pusat
Pemerintah federal membela tindakan agen imigrasi dengan menyebut penembakan dilakukan dalam situasi berbahaya dan sebagai bentuk pembelaan diri. Namun, pernyataan tersebut tidak meredam kritik dari pejabat daerah dan kelompok masyarakat sipil.
Hingga kini, Biro Investigasi Federal (FBI) masih melakukan penyelidikan terpisah terkait insiden tersebut, sementara aksi demonstrasi di Minneapolis terus berlangsung dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian.
Kasus ini menambah daftar panjang ketegangan antara pemerintah federal dan otoritas lokal terkait kebijakan dan metode penegakan hukum imigrasi di Amerika Serikat






