Suasana di Siak Sport Hall, Sabtu (23/8/2025), terasa berbeda. Ajang Bedal Combat Sport resmi digelar, menghadirkan aksi-aksi menegangkan sekaligus menghibur pecinta olahraga tarung di Siak. Boxing Combat Sport sendiri adalah olahraga pertarungan resmi dengan fokus pada pukulan, teknik pertahanan, dan strategi, yang dipertandingkan dalam aturan tertentu.
Siak (Outsiders) – Event ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Siak, H. Syamsurizal bersama Pembina Bedal Combat Sport yang juga Anggota DPRD Siak, Sujarwo. Syamsurizal memberi apresiasi tinggi atas terselenggaranya kejuaraan ini.

“Pemerintah daerah tentu mendukung penuh kegiatan positif seperti ini. Semoga melalui Bedal Combat Sport lahir atlet-atlet tinju berprestasi dari Siak yang bisa mengharumkan nama daerah, bahkan hingga ke level nasional,” ujarnya penuh semangat.
Ketua Pelaksana, Habibi, mengaku persiapan event ini sudah dilakukan jauh hari. Ia ingin turnamen ini jadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan ambisi mereka.
“Sebenarnya sudah lama kami siapkan. Harapan kami sederhana, agar bakat-bakat terpendam anak Siak bisa terlihat di sini,” tuturnya sambil menjelaskan arti Bedal dalam Bahasa Melayu memiliki arti ‘betumbuk’, dapat diartikan dalam Bahasa Indonesia disebutkan berati baku hantam.
Sebanyak 46 petinju turun gelanggang dalam berbagai kelas, mulai dari Boxing Umum, Kick Boxing, hingga Boxing Pelajar. Atmosfer pertandingan begitu sengit, setiap pukulan dan tangkisan disambut tepuk tangan meriah dari penonton yang memenuhi tribun.
Selain sebagai tontonan seru, Bedal Combat Sport juga diharapkan menjadi pemicu kebangkitan olahraga tinju di Kabupaten Siak. Dari ring kecil di Sport Hall ini, siapa tahu lahir bintang besar yang kelak bersinar di panggung nasional.






