Pontianak (Outsiders) – Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI) mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat Kota Pontianak dalam menjaga keamanan lingkungan melalui sistem keamanan lingkungan (siskamling) berbasis swadaya.
Hal itu disampaikan Sekretaris BNPP RI, Komjen Pol. Makhruzi Rahman, saat melakukan monitoring dan asistensi poskamling mewakili Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di beberapa titik wilayah Pontianak, Rabu (10/9/2025).
Salah satu poskamling yang ditinjau berada di Gang Apel 4 RT.02/RW.011 Kelurahan Sungai Jawi Luar, Kecamatan Pontianak Barat. Pos ronda ini telah berdiri lebih dari 10 tahun dan dijalankan secara konsisten oleh warga.
Selain itu, Makhruzi juga meninjau Pos Kamling RT.006/RW.010 Kelurahan Akcaya, Kecamatan Pontianak Selatan, sebagai tindak lanjut arahan Mendagri Tito Karnavian terkait peningkatan peran Satlinmas melalui Surat No. 300.1.4/e.1/BAK tertanggal 3 September 2025.
Menurut Makhruzi, inisiatif masyarakat menjaga keamanan secara mandiri menjadi modal sosial penting bagi ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat. Ia menilai siskamling di Pontianak patut menjadi contoh bagi daerah lain.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP RI, Dr. Nurdin, Asisten Deputi Pengelolaan Batas Wilayah Darat, Henry Erafat, serta Kepala Biro Hukum, Organisasi, dan Kepegawaian BNPP RI, Dr. Belly Isnaeni.
Dr. Nurdin menegaskan bahwa poskamling swadaya membuktikan kekuatan solidaritas masyarakat dalam mencegah potensi gangguan keamanan.
Hadir pula Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak, anggota DPRD, aparat TNI-Polri, serta tokoh masyarakat. Pemerintah Kota Pontianak menyatakan komitmen memperkuat peran tim ronda di seluruh poskamling demi menjamin keamanan warga.
BNPP RI meyakini sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat memperkokoh ketahanan sosial dan menjadi model kolaborasi yang dapat diterapkan di daerah lain di Indonesia.





