Chaerul-Saleh-Datuk-Paduko-Rajo-02

Dari kiri ke kanan: Jenderal Abdul Haris Nasution (Menteri Pertahanan dan Kemanan; dengan kaki masih cidera), Chareul Saleh (Ketua MPRS), Johannes Leimena (salah satu menteri koordinator di Kabinet Dwikora I), Soebandrio (Wakil Perdana Menteri), di Istana Bogor, 24 November 1965. Pada akhir masa perang kemerdekaan, A.H. Nasution pernah menangkap Chaerul Saleh dan membuangnya ke Jerman karena Chaerul menentang hasil Konferensi Meja Bundar. (Foto: Dok. Nationaal Archief ~ Netherland/ Spaarnestad Photo / Fotoleren / UPI)