Abrasi di Sungai Apit Mengancam Pemukiman, Beronjong Jadi Solusi

Salah satu penampakan abrasi di salah satu sisi kawasan pantai Sungai Lalang, Kecamatan Sungai Apit, Siak

Siak (Outsiders) – Dalam waktu dekat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak akan membangun pemecah gelombang di bibir pantai Selat Lalang di Kecamatan Sungai Apit.

Pembangunan beronjong atau pemecah gelombang ini dilakukan untuk menyelamatkan pemukiman warga yang bermukim di sepanjang garis pantai dari ancaman abrasi yang semakin luas.

Bacaan Lainnya

Saat ini tercatat ada 50 rumah yang lokasinya sudah sangat dekat dengan bibir pantai, 5 diantaranya bahkan sudah berada di punggung laut, sisanya kini hanya tinggal menunggu waktu menyusul menjadi perairan.

Salahsatu warga Kampung Bunsur, Dian Susanti (51) yang bermukim tepat di garis pantai Selat lalang mengungkapkan, 10 tahun lalu pekarangannya masih berupa tanah, namun saat ini sudah habis dilahap gelombang.

“Dulu teras saya ini masih tanah pak, sekarang bisa dilihat sendiri, udah ambruk jadi laut”, kata Dian saat ditemui di rumahnya, Rabu (18/6/25).

Sejak abrasi mengikis tepian pantai, Rumah kayu beratap daun itu kini berada 10 meter dari daratan, kondisi ini memaksa Dian dan Suaminya Budiman harus beradaptasi dengan keadaan.

Dian mengaku terpaksa harus tinggal dirumahnya itu karena tidak memiliki uang untuk pindah, pendapatan suaminya yang berprofesi sebagai nelayan tidak cukup untuk membangun rumah.

Dian Susanti (51), salah satuu warga yang bermukim tepat di garis pantai Selat lalang

 

3Wanita paruh baya ini menceritakan, tinggal di atas laut tidak seindah yang dibayangkan, saat gelombang besar dan angin kencang melanda, rumahnya akan berguncang hebat.

“Ngeri pak kalau udah angin itu, rumah kayaak mau rubuh, kami gak bisa berenang, bayangkan aja kalau smpai tercebur ke laut, nyawa kami jadi taruhan”, katanya

Supaya abrasi tidak semakin luas, Dian meminta Pemkab Siak segera membangun pemecah gelombang.

“Kami berharap Pemkab segera membuat pemecah gelombang, karena situasinya sudah memprihatinkan, kalau gak di buat nanti rumah lain bisa ikut ambruk, kami pun jdi makin jauh dari darat pak”, pintanya.

Permintaan warga ini kemudian di setujui Bupati Siak, Afni Z, Pemkab berencana membangun pemecah gelombang di dua kampung (Desa), yaitu Kampung Kayu Ara dan Kampung Bunsur.

“Pembangunan Beronjong akan dilakukan tahun ini sepanjang 600 meter, 200 meter di Kayu Ara, 400 Meter di Bunsur”, kata Afni.

Saat ini usulan sudah masuk tahap lelang, jika tidak ada halangan, beronjong akan selesai tahun ini. “Doakan saja ya”, tutupnya.

(INF)

Pos terkait