Afni motivasi Pelajar SLB, perkuat komitmen Pendidikan Inklusif di Siak

Pagi itu, udara di Kota Siak Sri Indrapura terasa berbeda. Di halaman Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Siak, raut antusias para siswa tampak jelas. Senin biasanya diisi apel rutin, namun kali ini ada yang istimewa. Sejak pagi, beberapa pejabat eselon dua Pemkab Siak mulai berdatangan. Kendaraan dinas terparkir rapi di halaman sekolah. Semua menunggu kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Siak, Bupati Afni Zulkifli.

Siak (Outsiders) – Pengumuman lewat pengeras suara dari Kepala Sekolah, Watini, membuat suasana semakin bersemangat. “Anak-anak, apel Senin akan dipimpin Ibu Bupati Siak. Senang tidak?” seru Watini. Jawaban “Senang!” menggema dari para siswa, diiringi senyum lebar dan gerakan berbaris yang penuh antusias.

Bacaan Lainnya

Tak lama, Bupati Afni tiba. Ia datang usai menghadiri uji coba layanan “Asik” Angkutan Sekolah Istimewa Pemkab Siak di Kecamatan Koto Gasib. Dengan langkah ramah, ia menyapa siswa, guru, dan staf yang menyambutnya. Tepatnya Mobil mini bus Dinas Perhubungan usai menghadiri acara uji coba layanan asik Angkutan Sekolah istimewa Pemkab Siak, di KM 11 Kecamatan Koto Gasib.

Dalam amanatnya, Afni menegaskan bahwa anak-anak di SLB memiliki potensi luar biasa. Ia menekankan pentingnya memberi ruang dan kesempatan agar mereka dapat berkembang secara mandiri. “Pemerintah Kabupaten Siak akan terus mendukung fasilitas dan program pendidikan inklusif,” ujarnya mantap.

Kehadiran Afni bukan hanya seremonial. Ia menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan para siswa, meninjau ruang kelas dan fasilitas sekolah, serta mendengarkan masukan guru. Afni juga meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lebih memperhatikan kebutuhan pembelajaran, termasuk penyediaan alat bantu yang memadai. “Kita harus menghadirkan keadilan kepada anak-anak disabilitas ini,” tegasnya.

Afni tak lupa menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada guru dan tenaga kependidikan SLB Negeri Siak yang telah mengajar dengan kesabaran, keikhlasan, dan dedikasi tinggi. Ia mendorong siswa untuk terus semangat, disiplin, dan percaya diri. “Kalian semua istimewa dan punya kelebihan masing-masing. Jangan pernah menyerah untuk meraih cita-cita,” pesannya yang disambut tepuk tangan.

SLB Negeri Siak, berdiri sejak 6 Agustus 2008 dengan akreditasi A, kini dipimpin oleh Watini, S.Pd. Sekolah ini memiliki 92 siswa yang terbagi dalam tiga jenjang: 57 siswa SD, 28 siswa SMP, dan 7 siswa SMA, dengan 24 tenaga pendidik yang setiap hari berjuang memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Kunjungan Bupati Afni pada pagi itu menjadi lebih dari sekadar agenda resmi. Ia pulang membawa komitmen yang semakin kuat untuk membangun pendidikan yang ramah dan inklusif. Sementara bagi para siswa, hari itu menjadi bukti bahwa mereka tidak berjalan sendiri, ada pemerintah dan masyarakat yang siap mendukung setiap langkah mereka menuju masa depan yang lebih cerah.

Pos terkait