Diikuti 33 Perwira Muda dari 22 Negara, Asops Kasal buka WPNS JOIP 2025 Surabaya

Laksamana Muda TNI, Yayan Sofian saat ramah tamah dengan peserta

Surabaya (Outisders) – Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops Kasal) Laksamana Muda TNI, Yayan Sofian secara resmi membuka kegiatan Western Pacific Naval Symposium – Junior Officers’ Interaction Program (WPNS JOIP) 2025 di Surabaya, Senin kemarin  (13/10/2025). Program internasional ini akan berlangsung hingga 17 Oktober dan diikuti oleh 33 perwira muda dari 22 Angkatan Laut negara anggota WPNS, termasuk Indonesia.

Tahun ini, WPNS JOIP mengusung tema “Fostering Synergy and the Role of Young Officers in Strengthening Naval Cooperation in the Indo-Pacific Region” atau “Membangun Sinergitas dan Peran Perwira Muda dalam Memperkuat Kerja Sama Angkatan Laut di Kawasan Indo-Pasifik.” Tema tersebut menekankan pentingnya kolaborasi dan peran generasi muda perwira dalam menjaga stabilitas dan keamanan maritim kawasan.

Dalam sambutannya, Asops Kasal menegaskan bahwa kegiatan multilateral ini merupakan implementasi nyata dari kebijakan Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto untuk mempererat hubungan dan membangun jejaring kerja sama dengan berbagai negara, termasuk di kawasan Indo-Pasifik.

“Melalui forum ini, kita memperkuat semangat sinergi, solidaritas, dan kolaborasi antar Angkatan Laut negara sahabat, sekaligus menyiapkan generasi penerus yang berwawasan global dan memiliki komitmen terhadap keamanan maritim bersama,” ujar Asops Kasal.

Rangkaian kegiatan WPNS JOIP 2025 mencakup syndicate discussion, kunjungan ke berbagai fasilitas TNI AL di Surabaya, kegiatan olahraga bersama, dan kunjungan budaya. Program ini dirancang untuk memperluas wawasan lintas budaya, mempererat persahabatan, serta membangun jaringan profesional antar perwira muda Angkatan Laut di kawasan Indo-Pasifik.

WPNS JOIP 2025 juga menjadi bagian dari kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam memperkuat kerja sama internasional di berbagai bidang yang saling menguntungkan. Melalui inisiatif ini, TNI AL berupaya memperkokoh peran Indonesia sebagai kekuatan maritim utama dan negara berdaulat di kawasan Indo-Pasifik.

Assyifa School

Pos terkait