Pekanbaru (Outsiders) – Pertamina meningkatkan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di Provinsi Riau hingga 20 persen dari rata-rata normal sebagai langkah antisipasi terhadap lonjakan kebutuhan masyarakat.
Kebijakan tersebut diambil menyusul meningkatnya konsumsi BBM dalam beberapa hari terakhir, terutama pada periode libur panjang yang mendorong tingginya mobilitas warga.
Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara, Fahrougi Andriani Sumampouw, memastikan bahwa stok BBM di wilayah Riau dalam kondisi aman dan mencukupi.
“Tidak ada pengurangan BBM untuk Riau,” ujarnya.
Ia menjelaskan, antrean panjang yang terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) bukan disebabkan kelangkaan, melainkan peningkatan konsumsi pada waktu tertentu.
Sebagai langkah antisipatif, Pertamina menambah penyaluran BBM, khususnya jenis Solar dan Pertalite, hingga 20 persen dari rata-rata normal.
Selain itu, pengawasan distribusi juga diperketat dengan berkoordinasi bersama seluruh lembaga penyalur guna memastikan pasokan tetap lancar di lapangan.
Pertamina turut mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying, serta membeli BBM sesuai kebutuhan.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga keandalan pasokan energi di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat, khususnya selama periode libur panjang.





