Tentara Thailand Kehilangan Kaki Akibat Ranjau Darat di Perbatasan Kamboja

Prajurit Detsak Trikham dilarikan ke Rumah Sakit Kap Choeng setelah menginjak ranjau darat saat menjalankan tugas di pangkalan operasi Erawan, Distrik Kap Choeng, Provinsi Surin, pada Jumat. (Foto: Facebook Army Military Force)

Bangkok (Outsiders) – Seorang prajurit militer Royal Thai Army mengalami luka parah hingga harus menjalani amputasi kaki setelah menginjak ranjau darat di Provinsi Surin, wilayah perbatasan Thailand–Kamboja, pada Jumat pagi (27/02/2026).

Dilaporkan Bangkok Post, Militer Thailand menyatakan insiden terjadi saat prajurit tersebut sedang menjalankan tugas patroli di area perbatasan yang sebelumnya menjadi lokasi ketegangan antara Thailand dan Kamboja. Korban segera dilarikan ke rumah sakit terdekat, namun dokter terpaksa melakukan amputasi karena luka yang sangat parah akibat ledakan.

Pihak militer menjelaskan hasil pemeriksaan awal menunjukkan ranjau darat tersebut bukan baru dipasang. Ranjau ditemukan dalam kondisi terkubur cukup dalam dan tertutup dedaunan, sehingga sulit terdeteksi.

Insiden ini terjadi di tengah pemberlakuan gencatan senjata yang masih rapuh setelah serangkaian bentrokan lintas perbatasan dalam beberapa bulan terakhir. Ketegangan di sepanjang garis perbatasan sepanjang sekitar 800 kilometer sebelumnya menyebabkan puluhan korban jiwa serta memaksa banyak warga sipil mengungsi.

Otoritas Thailand menyatakan akan meningkatkan kewaspadaan dan langkah pengamanan di kawasan perbatasan guna mencegah insiden serupa terulang kembali.

Pos terkait