Penguatan sistem keamanan siber menjadi fokus utama dalam kunjungan kerja Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali ke Badan Siber dan Sandi Negara, sebagai langkah strategis menghadapi ancaman multidomain di era digital.
Jakarta (Outsiders) – Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali melaksanakan kunjungan kerja ke kantor Badan Siber dan Sandi Negara di Sawangan, Jumat (27/02/2026), dalam rangka memberikan ceramah umum bertema Transformasi Digital dan Penguatan Keamanan Siber dan Sandi TNI AL dalam Mendukung Pertahanan Negara dan Kedaulatan Nasional di Era Siber.
Dalam ceramahnya di Auditorium Roebiono Kertopati, Muhammad Ali menegaskan bahwa integrasi keamanan siber dan persandian merupakan fondasi utama transformasi digital TNI Angkatan Laut. Integrasi tersebut dinilai krusial dalam membangun kekuatan laut yang modern dan terhubung dalam sistem Command, Control, Communications, Computers, Cyber-Defence, Combat Systems, Intelligence, Surveillance and Reconnaissance atau C6ISR.
“Di era digital yang berkembang pesat, penguatan sistem komando, pengendalian, serta keamanan siber berbasis teknologi informasi menjadi langkah strategis untuk menjaga kedaulatan, kesiapsiagaan operasi, dan stabilitas keamanan maritim nasional,” tegas Muhammad Ali.
Ia menekankan bahwa ancaman siber yang semakin kompleks menuntut pendekatan pertahanan berbasis informasi dan keunggulan pengetahuan. Transformasi digital, kata dia, bukan sekadar modernisasi perangkat teknologi, tetapi juga perubahan pola pikir dalam menghadapi dinamika ancaman non konvensional yang berdampak langsung terhadap stabilitas pertahanan negara, termasuk di domain maritim.
Kunjungan tersebut juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara TNI Angkatan Laut dan BSSN dalam membangun sistem pertahanan siber nasional yang adaptif dan tangguh. Pada kesempatan itu, Kepala BSSN Nugroho Sulistyo Budi memberikan penghargaan Adibhakti Sanapati kepada Kasal sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi TNI AL dalam pertahanan siber nasional.
Melalui kerja sama yang semakin solid, TNI AL dan BSSN diharapkan mampu meningkatkan ketahanan siber nasional serta memastikan keamanan maritim Indonesia tetap terjaga di tengah perkembangan teknologi digital yang terus bergerak cepat.





