Makassar (Outsiders) – Komando Daerah Angkatan Laut VI (Kodaeral VI) resmi menggelar latihan terpadu Visit, Board, Search, and Seizure (VBSS), Pertahanan Pangkalan (Hanla), dan Penindakan Huru-Hara (Dakhura) sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan dan profesionalisme prajurit. Latihan dibuka Komandan Kodaeral VI Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz di Dermaga Layang Kodaeral VI, Selasa (30/06/2026).
Latihan yang berlangsung hingga Juli 2026 itu dirancang untuk menguji kemampuan prajurit menghadapi berbagai skenario ancaman, baik di wilayah laut maupun di lingkungan pangkalan. Berbagai materi taktis disiapkan guna meningkatkan keterampilan teknis, respons operasional, dan koordinasi antarsatuan.
Dalam sambutannya, Andi Abdul Aziz menegaskan bahwa latihan VBSS, Hanla, dan Dakhura merupakan bagian yang saling terintegrasi dalam pembinaan kemampuan prajurit. Menurutnya, ketiga materi tersebut menjadi fondasi penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok satuan.
“Latihan VBSS, Hanla, dan Dakhura yang dilaksanakan pada kesempatan ini merupakan satu kesatuan pembinaan kemampuan yang saling mendukung dalam pelaksanaan tugas pokok satuan,” ujar Andi Abdul Aziz.
Ia berharap seluruh peserta memanfaatkan latihan tersebut untuk meningkatkan kemampuan individu maupun kerja sama tim. “Melalui latihan ini, saya berharap seluruh peserta dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kemampuan kerja sama tim dalam melaksanakan berbagai skenario latihan yang telah direncanakan. Jadikan setiap materi sebagai sarana untuk memperbaiki kekurangan serta meningkatkan kualitas diri sebagai prajurit yang profesional,” tegasnya.
Upacara pembukaan dihadiri Wakil Komandan Kodaeral VI, para Pejabat Utama, Kepala Dinas dan Kepala Satuan Kerja, jajaran Staf Itkodaeral VI, serta para Perwira Staf Ahli Kodaeral VI. Latihan ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapan operasional satuan dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks.





