Pekanbaru (Outsiders) – Setelah berhasil menerbangkan pesawat tempur F 16 secara mandiri, dua perwira muda dari Skadron Udara 16 Wing Udara 3.1 Grup 3 Tempur akhirnya berhak mendapatkan Patch Ryder Sierra yang disematkan langsung oleh Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris.
Dua elang muda tersebut adalah Lettu Pnb Muhammad Ervin Adamy dan Letda Pnb Muhammad Rizal Fahlevy. Keduanya dinyatakan lulus setelah menuntaskan rangkaian latihan ketat dan evaluasi berlapis sebagai calon penerbang tempur TNI AU.
Penyematan Patch Ryder Sierra menjadi simbol pengakuan resmi atas kemampuan keduanya dalam mengawaki pesawat tempur F 16 secara solo. Momen tersebut juga menandai kelahiran penerbang tempur baru yang siap memperkuat kekuatan udara nasional.
Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris dalam sambutannya menegaskan bahwa tradisi Terbang Solo Transisi VI merupakan momen sakral dan bersejarah bagi setiap penerbang tempur. Tradisi ini bukan sekadar seremonial, melainkan bukti keberhasilan melewati pendidikan, latihan intensif, serta evaluasi ketat.
“Kepada para penerbang yang hari ini melaksanakan Terbang Solo Transisi VI, saya ucapkan selamat dan rasa bangga. Ingatlah bahwa pencapaian ini adalah hasil kerja keras, disiplin, dan dedikasi,” ujar Danlanud, Sabtu (07/02/2026).
Lebih lanjut, Danlanud menyampaikan bahwa pesawat tempur F 16 memiliki peran vital dalam menjaga kedaulatan udara nasional, baik dalam misi pertahanan udara maupun operasi penyerangan. Karena itu, kepercayaan untuk menerbangkannya merupakan kehormatan besar yang harus diimbangi dengan profesionalisme, disiplin tinggi, serta kepatuhan terhadap prosedur keselamatan terbang.
“Ini bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab dan pengabdian yang lebih besar. Terus tingkatkan kemampuan serta junjung tinggi keselamatan terbang dan kerja,” tegasnya.





