Pekanbaru (Outsiders) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menggandeng Polresta Pekanbaru untuk mengantisipasi meningkatnya ancaman kejahatan digital atau cyber crime yang dinilai semakin mengkhawatirkan.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan aksi kejahatan di dunia maya saat ini semakin beragam dan pelakunya semakin nekat sehingga diperlukan langkah antisipasi yang lebih serius.
“Kami sudah melakukan kerja sama dengan Polresta Pekanbaru, kita bersama mencegah cyber crime,” kata Agung, Sabtu (18/7/2026).
Menurut Agung, kolaborasi dengan kepolisian tidak hanya bertujuan meningkatkan penanganan kasus, tetapi juga memperkuat upaya pencegahan agar masyarakat lebih waspada terhadap berbagai modus kejahatan digital.
“Ini bagian kerja sama kami dengan Polresta Pekanbaru untuk mencegah kejahatan cyber, sehingga kita lebih hati-hati,” ujarnya.
Agung mengajak masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di dunia maya, termasuk ketika menerima pesan, tautan, maupun tawaran yang mencurigakan.
Polresta Siap Terima Laporan Warga
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta menyampaikan pihaknya siap mendukung penuh langkah Pemko Pekanbaru dalam mencegah cyber crime.
Ia menegaskan kepolisian membuka ruang bagi masyarakat untuk melaporkan berbagai bentuk kejahatan digital yang dialami.
“Kami siap mengantisipasi kejahatan cyber crime, lalu saling mendukung untuk pencegahan cyber crime,” kata Muharman.
Menurut Muharman, kejahatan siber mencakup berbagai tindak pidana yang diatur dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), seperti penipuan online, pencurian data pribadi, penyebaran konten ilegal, hingga bentuk pelanggaran lain di ruang digital.
“Semua kejahatan di dunia maya, yang ada di Undang-Undang ITE,” ujarnya.
Ancaman Kejahatan Digital Meningkat
Kerja sama antara Pemko Pekanbaru dan Polresta Pekanbaru dilakukan di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap maraknya penipuan digital, penyalahgunaan data pribadi, serta berbagai modus kejahatan berbasis teknologi yang kian sering menyasar masyarakat.
Pemerintah daerah berharap kolaborasi ini dapat memperkuat edukasi publik, mempercepat penanganan laporan, dan menekan potensi kerugian akibat kejahatan siber di Pekanbaru.





