Pekanbaru (Outsiders) – Adhyaksa FC menunjukkan ketajaman lini depannya di pekan ini. Tujuh gol bersarang ke gawang PSPS Pekanbaru, dengan Adilson Gancho Silva mencetak quattrick spektakuler di hadapan ribuan suporter di Stadion Banten Internasional, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Sabtu (1/11/2025) pukul 15.00 WIB.
Pesta gol luar biasa ketika tuan rumah Adhyaksa FC menggulung PSPS Pekanbaru dengan skor mencolok 7-3 dalam laga lanjutan Liga 2 Musim 2025-2026 atau Pegadaian Championship 2025-2026.
Teror pertama datang di menit keenam. Dedi Hartono, yang lepas dari kawalan, menuntaskan umpan cermat Rafly Ariyanto menjadi gol pembuka. Gemuruh suporter meledak, dan kepercayaan diri Adhyaksa langsung membumbung tinggi.
PSPS belum sempat menata permainan, gawang Erlangga Setyo kembali bergetar di menit ke-16 lewat sepakan keras Adilson Gancho Silva. Pemain asal Brasil itu benar-benar jadi mimpi buruk bagi lini belakang PSPS, karena lima menit kemudian ia kembali mencetak gol keduanya, mengubah skor menjadi 3-0.
Belum cukup sampai di situ, giliran Makan Konate yang ikut berpesta pada menit ke-33. Umpan Rafly Ariyanto kembali menjadi kunci. Konate dengan tenang menaklukkan kiper PSPS, membuat skor melebar 4-0.
PSPS baru mampu memperkecil ketertinggalan di menit ke-36 melalui tendangan Ilham Fathoni yang menembus celah pertahanan Adhyaksa. Gol ini sedikit mengangkat moral Askar Bertuah, tetapi babak pertama tetap ditutup dengan keunggulan telak tuan rumah, 4-1.
Memasuki babak kedua, PSPS mencoba mengubah tempo. Serangan demi serangan dilancarkan, namun benteng Adhyaksa tetap kokoh. Justru kesalahan koordinasi lini belakang PSPS membuat Silva menambah derita mereka di menit ke-52 lewat gol hattrick-nya yang memukau.
Asir Asiz sempat memberi harapan lewat gol cantiknya pada menit ke-77 setelah mengecoh lima pemain Adhyaksa. Skor berubah 5-2, namun Silva kembali menunjukkan kelasnya dengan quattrick di menit ke-84, memperlebar jarak menjadi 6-2.
PSPS masih berjuang, dan dua menit kemudian Reyhan Firdaus mencetak gol ketiga tim tamu, memperkecil ketertinggalan menjadi 6-3. Namun pesta belum berakhir. Di menit tambahan waktu, Andreas Ado memastikan kemenangan telak 7-3 bagi Adhyaksa FC dengan tendangan kerasnya yang tak mampu dibendung.
Suasana stadion pun bergemuruh. Para pendukung tuan rumah melambai-lambaikan bendera dan menyanyikan yel-yel kemenangan. Bagi PSPS, laga ini menjadi pelajaran pahit, sementara bagi Adhyaksa FC, kemenangan ini mengokohkan posisi mereka di peringkat runner-up Grup A dengan 15 poin.
Sementara PSPS Pekanbaru, yang masih mengoleksi 9 poin, tertahan di peringkat keenam dan harus segera berbenah jika ingin kembali bersaing di jalur empat besar.






