Pekanbaru (RiauNews.com) — Gubernur Riau Abdul Wahid menargetkan sektor pariwisata sebagai salah satu pilar utama ekonomi Riau. Ia menyampaikan hal itu saat membuka Riau Economic Forum 2025 di Gedung Bank Indonesia Perwakilan Riau, Jalan Sudirman Pekanbaru, Jumat (8/8/2025).
“Kami mendorong pariwisata tumbuh pesat. Pacu Jalur di Kuansing sudah mendunia dan tahun ini kami perkirakan akan menarik dua hingga tiga juta penonton,” kata Wahid.
Pemprov Riau juga menggelar event budaya Melayu Serumpun dalam rangka HUT ke-68 Provinsi Riau. Acara tersebut menghadirkan delegasi dari Malaysia, Brunei, Thailand, Filipina, dan Singapura.
Wahid ingin menjadikan Riau sebagai pusat budaya Melayu di Asia Tenggara. Ia menilai kebudayaan yang kuat dapat menopang pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
“Kami ingin Riau dikenal sebagai Rumah Rumpun Melayu. Budaya harus tumbuh dan berkembang agar makin dikenal di kancah internasional,” tegasnya.
Untuk mendukung pariwisata, Wahid memastikan Pemprov Riau menciptakan iklim investasi yang ramah. Ia menginstruksikan agar semua proses perizinan dibuat mudah dan efisien.
“Saya ajak semua investor datang ke Riau. Tapi tidak boleh ada syarat rumit. Kita permudah semua urusan,” pungkasnya.





