Narathiwat(outsiders) – Seorang tersangka penembakan terhadap anggota parlemen di Provinsi Narathiwat, Thailand, mengaku sebagai pelaku utama dalam insiden tersebut. Namun, hingga kini aparat kepolisian masih belum dapat memastikan siapa dalang di balik serangan itu.
Dilaporkan Bangkok Post, Pelaku yang diketahui merupakan mantan perwira militer mengakui telah melepaskan tembakan ke arah konvoi anggota parlemen. Meski demikian, ia mengaku tidak mengetahui pihak yang memerintahkan aksi tersebut.
Polisi menyatakan seluruh tersangka yang terlibat telah memberikan pengakuan, namun keterangan mereka masih berbeda-beda, terutama terkait siapa yang menjadi otak perencanaan serangan. Hal ini menjadi kendala dalam mengungkap dalang utama.
Serangan terjadi saat konvoi anggota parlemen melintas di kawasan dekat kediamannya. Dalam insiden tersebut, anggota parlemen selamat, namun sopir dan seorang pengawal mengalami luka serius akibat tembakan.
Penyelidikan juga mengungkap bahwa pelaku menggunakan kendaraan yang diduga berasal dari instansi keamanan. Kendaraan tersebut kemudian dibongkar setelah kejadian, dan kini menjadi salah satu fokus utama penyidikan.
Polisi terus menelusuri hubungan antar tersangka, termasuk aliran komunikasi dan kemungkinan keterlibatan pihak lain. Hingga saat ini, aparat belum dapat memastikan motif pasti di balik penyerangan tersebut.
Kasus ini mendapat perhatian luas karena menyasar pejabat publik dan memunculkan dugaan adanya jaringan yang lebih besar di balik aksi tersebut. Aparat menegaskan penyelidikan akan terus dilakukan hingga seluruh pihak yang terlibat berhasil diungkap.





