Batu Kawan (Outisiders) – Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyatakan anggaran pembangunan untuk negara bagian Penang meningkat hampir 60 persen dibandingkan 2022.
Dilaporkan Bernama, Ia menjelaskan, alokasi pembangunan yang sebelumnya berada di bawah RM5 miliar pada 2021 dan 2022, terus mengalami peningkatan sejak 2023. Pada 2023, Penang menerima alokasi sebesar RM5,7 miliar, meningkat menjadi RM5,8 miliar pada 2024, kemudian RM7,6 miliar pada 2025, dan mencapai RM7,8 miliar pada 2026.
“Ini adalah alokasi yang wajar dan mencerminkan peningkatan hampir 60 persen dibandingkan 2022,” ujar Anwar saat menghadiri peringatan 80 tahun Jabatan Pengangkutan Jalan (JPJ) dan Karnaval Mega JPJ MADANI di Stadion Negeri, Sabtu (25/04/2026).
Menurutnya, sejumlah proyek strategis yang tengah berjalan di Penang antara lain pembangunan jalur Light Rail Transit (LRT) Mutiara serta proyek penyuraian lalu lintas antara Plaza Tol Juru dan Sungai Dua.
Meski demikian, Anwar menegaskan pemerintah tidak mengabaikan negara bagian lain. Ia memastikan peningkatan alokasi pembangunan juga dilakukan secara nasional seiring dengan pertumbuhan pendapatan pemerintah.
Usai menghadiri acara tersebut, Anwar turut memimpin rapat pembangunan daerah Seberang Perai Tengah yang membahas berbagai isu lokal, termasuk infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah Malaysia berharap peningkatan anggaran ini dapat mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Penang maupun wilayah lain secara merata.





