Banjir Bandang Terjang Arosuka Solok, 4 Orang Luka dan 32 Warga Mengungsi

Kondisi jalan di depan kantor Dinas Pertanian Kabupaten Solok pasca banjir bandang (Foto: BPBD Kabpuaten Solok)

Solok (Outsiders) – Banjir bandang atau galodo menerjang kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Senin (21/9/2026) malam. Empat orang dilaporkan mengalami luka-luka dan 32 warga terpaksa mengungsi setelah banjir menerjang sejumlah wilayah di Kecamatan Gunung Talang.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok melaporkan, banjir bandang terjadi di kawasan Bandar Baliang, Jorong Kayu Aro, Nagari Batang Barus dan Nagari Koto Gaek Guguk.

Bencana juga menerjang Kompleks Perkantoran Arosuka sekitar pukul 20.00 WIB. Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah Kabupaten Solok sejak Sabtu (19/9/2026).

Dari empat korban luka, tiga orang masih menjalani perawatan di RSUD Arosuka. Sementara satu korban lainnya dirujuk ke SPH Padang.

Dampak banjir juga merusak sejumlah kendaraan dan fasilitas pemerintah. BPBD mencatat 21 unit mobil dan tujuh sepeda motor mengalami kerusakan. Sebanyak 11 kantor pemerintah turut terdampak.

Sementara itu, sembilan kepala keluarga dengan total 32 jiwa mengungsi di dua lokasi. Petugas masih melakukan pendataan terhadap dampak banjir bandang dan kemungkinan kerusakan lainnya.

Tim Reaksi Cepat (TRC) gabungan bersama TNI, Polri, Damkar Kabupaten Solok dan masyarakat bergerak melakukan penyisiran serta evakuasi warga di kawasan terdampak. Evakuasi dipimpin Wakil Bupati Solok bersama Ketua DPRD Kabupaten Solok.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Solok, Khairul, menyebut penanganan darurat masih berlangsung. Prioritas petugas saat ini memastikan keselamatan warga serta melakukan pendataan dampak bencana.

BPBD juga mengidentifikasi sejumlah kebutuhan mendesak bagi warga terdampak, mulai dari selimut, sembako, makanan siap saji hingga kebutuhan perempuan dan bayi.

Masyarakat Kabupaten Solok diminta tetap waspada terhadap potensi bencana susulan. Warga juga diimbau mengikuti arahan petugas, terutama mereka yang berada di wilayah rawan banjir dan longsor.

Pos terkait