Citilink Gantikan Garuda Indonesia di Rute Jakarta–Tanjungpinang

Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura bersama Direktur Komersial PT Garuda Indonesia Reza Aulia Hakim usai pertemuan di Kantor Operational Centre Garuda Indonesia Soekarno Hatta international Airport. (Foto: Diskominfo Kepri))

Tanjung Pinang (Outsiders) – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk memastikan akan mengoperasikan maskapai Citilink untuk melayani rute penerbangan Jakarta–Tanjungpinang melalui Bandara Raja Haji Fisabilillah, Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Operasional Citilink akan dimulai setelah Garuda Indonesia menghentikan penerbangan pada rute tersebut per 10 Februari 2026.

Kepastian itu disampaikan Manajemen PT Garuda Indonesia kepada Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura, Rabu (28/1/2026). Citilink direncanakan melayani penerbangan setiap hari atau tujuh kali dalam sepekan.

“PT Garuda Indonesia memang akan menghentikan rute penerbangan Garuda Indonesia Jakarta–Tanjungpinang. Namun sebagai gantinya, PT Garuda Indonesia akan mengoperasikan armada Citilink setiap hari,” ujar Nyanyang.

Pesawat yang akan digunakan Citilink pada rute tersebut adalah Airbus A320 dengan kapasitas 180 penumpang. Citilink merupakan anak perusahaan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk yang berada di bawah naungan Garuda Indonesia Group.

Sebelumnya, Citilink telah melayani penerbangan Jakarta–Tanjungpinang sebanyak empat kali dalam sepekan, sementara Garuda Indonesia melayani tiga kali penerbangan. Dengan pengalihan operasional ini, seluruh layanan rute tersebut akan dilaksanakan oleh Citilink.

Nyanyang menyebutkan, informasi mengenai pengoperasian Citilink diperoleh langsung dari Direktur Utama PT Garuda Indonesia. Maskapai Citilink akan menjadi operator utama penerbangan di Bandara RHF Tanjungpinang pasca penghentian layanan Garuda Indonesia.

Manajemen Garuda Indonesia menjelaskan bahwa penyesuaian operasional ini dilakukan dalam rangka harmonisasi dan optimalisasi armada. Kebijakan tersebut tidak hanya berlaku di Bandara RHF Tanjungpinang, tetapi juga di sejumlah bandara lain di Indonesia.

Meski demikian, Nyanyang menyampaikan bahwa Garuda Indonesia masih berpeluang kembali beroperasi di Bandara RHF Tanjungpinang setelah proses harmonisasi dan optimalisasi armada selesai dilakukan.

Pos terkait