Gubernur Aceh sebut pascabencana daerahnya kekurangan obat- obatan dan pakaian

Gubernur Provinsi Aceh Muzakir Manaf saat menyampaikan kondisi terkini terkait kebutuhan utama yang dibutuhkan daerah terdampak bencana didaerahnya kepada Presiden Prabow Presiden Prabowo di Pos Pendampingan Nasional Bencana Hidrometeorilogi Aceh, Ahad malam (07/11/2025),

Banda Aceh (Outsiders) – Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak dalam penanganan korban bencana alam di daerahnya saat bertemu Presiden Prabowo Subianto di Pos Pendampingan Nasional Bencana Hidrometeorologi Aceh, Ahad malam (7/11/2025). Ia menegaskan bahwa ketersediaan obat-obatan menjadi prioritas utama.

“Ini sangat kurang, pak, obat-obatan. Selanjutnya pakaian, karena semuanya dibawa lumpur,” ujar Muzakir Manaf.

Bacaan Lainnya

Selain itu, Muzakir menyoroti lonjakan harga kebutuhan pokok yang terjadi tidak hanya di Aceh tetapi juga di sejumlah provinsi lain. Ia meminta pemerintah mengeluarkan peringatan agar pedagang tidak menaikkan harga di tengah kondisi pascabencana. “Satu papan telur harganya sampai seratus ribu rupiah, pak,” katanya.

Di Aceh, pemerintah provinsi telah mengeluarkan pemberitahuan kepada toko ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret agar tidak menaikkan harga kebutuhan pokok. “Saya sudah peringatkan, pak, Alfamart dan Indomaret tidak sekali-kali menaikkan harga. Kalau ada saya cabut izinnya,” tegas Muzakir.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Prabowo mengatakan pemerintah akan lebih cermat dalam mengatur manajemen pendistribusian kebutuhan masyarakat di daerah bencana agar bantuan dapat sampai tepat sasaran.

Untuk memastikan kondisi lapangan, Prabowo menyatakan akan terus melakukan kunjungan ke daerah terdampak guna mendengar langsung keluhan masyarakat sehingga pemerintah dapat mengambil keputusan dengan lebih cepat. “Jadi mungkin rapat terbatas nanti kita lakukan di daerah-daerah yang sedang mengalami kesulitan,” kata Prabowo.

Pos terkait