Cuaca ekstrem yang melanda Natuna memicu pasang tinggi dan membawa tumpukan kayu ke Pulau Midai sehingga Lanal Ranai dikerahkan untuk melakukan pembersihan.
Ranai (Outsiders) – Pangkalan TNI Angkatan Laut Ranai di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, melakukan pembersihan sampah kayu yang terbawa pasang tinggi di aliran air Pulau Midai, Senin (8/112025). Kegiatan digelar menyusul cuaca ekstrem yang memicu gelombang laut tinggi dan menyeret kayu, ranting, hingga plastik kemasan ke parit warga.
Komandan Lanal Ranai Kolonel Laut P Ady Dharmawan mengatakan pembersihan dilakukan sebagai respons cepat TNI AL terhadap perubahan cuaca yang berdampak pada keselamatan masyarakat di pulau kecil. Ia menyebut langkah ini sekaligus bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Pembersihan ini dilakukan untuk melancarkan kembali aliran air, sehingga tidak terjadi penyumbatan yang berpotensi menimbulkan banjir lokal, ujar Kolonel Ady.
Komandan Pos TNI AL Midai Kapten Laut P Agus Haryanto menambahkan kegiatan digelar secara gotong royong. Personel Posal Midai, perangkat Kelurahan Sabang Barat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat setempat ikut terlibat.
Lokasi pembersihan berada di Kelurahan Sabang Barat. Parit utamanya tersumbat akibat kayu yang terbawa pasang tinggi dan cuaca ekstrem beberapa hari terakhir, kata Kapten Agus.
Selain membersihkan parit, personel TNI AL bersama warga juga memotong kayu panjang yang terdampar di pesisir pantai dan menempatkannya di lokasi aman agar bisa dimanfaatkan masyarakat.
Kapten Agus berharap kegiatan ini mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan, terutama dalam membuang sampah pada tempatnya agar tidak memperburuk dampak cuaca ekstrem.
Dengan adanya aksi bersama ini, aliran air di Kelurahan Sabang Barat kini kembali lancar sehingga risiko banjir lokal dapat ditekan, ujar Kapten Agus.






