Bitung (Outsiders) – KRI Bima Suci-945 tiba di Pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara, Senin (13/7/2026), setelah menuntaskan pelayaran Muhibah Diplomasi Duta Bangsa dan Latihan Praktek Kartika Jala Krida (KJK) 2026 selama 124 hari. Bitung menjadi pelabuhan persinggahan terakhir di Indonesia sebelum kapal latih kebanggaan TNI Angkatan Laut itu melanjutkan pelayaran menuju Surabaya.
Kedatangan KRI Bima Suci yang dikomandani Letkol Laut (P) Sugeng Hariyanto, S.E., M.Tr.Opsla., selaku Komandan KRI Bima Suci sekaligus Komandan Satuan Tugas Muhibah Diplomasi Duta Bangsa 2026, disambut Kepala Dinas Pemeliharaan Kapal (Kadisyahal) Koarmada VIII Kolonel Laut (P) Wahyu Basuki Mulyo Wibowo beserta jajaran.
Penyambutan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas keberhasilan pelaksanaan misi diplomasi maritim yang membawa KRI Bima Suci mengunjungi sejumlah negara sahabat selama lebih dari empat bulan.
Selama pelayaran, KRI Bima Suci mengemban misi diplomasi pertahanan sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia melalui berbagai kegiatan, seperti Courtesy Call, Deck Reception, Open Ship, penampilan Genderang Suling Gita Jala Taruna, serta kegiatan persahabatan bersama angkatan laut dan masyarakat di setiap negara yang disinggahi.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral sekaligus meningkatkan citra positif Indonesia di tingkat internasional melalui diplomasi maritim.
Bitung menjadi etape terakhir di wilayah Indonesia sebelum KRI Bima Suci melanjutkan pelayaran menuju Surabaya untuk mengakhiri rangkaian Satgas Muhibah Diplomasi Duta Bangsa dan Latihan Praktek Kartika Jala Krida 2026.
Keberhasilan pelayaran tersebut mencerminkan profesionalisme prajurit TNI Angkatan Laut dalam menjalankan misi diplomasi maritim sekaligus mendukung kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut untuk mewujudkan TNI Angkatan Laut yang modern, memiliki daya gentar kawasan, dan berproyeksi global.





