Jakarta (Outsiders) – Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan sektor pariwisata nasional tetap tumbuh positif di tengah dinamika global yang masih berlangsung. Kondisi tersebut tercermin dari meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan mancanegara maupun pergerakan wisatawan nusantara.
Menurut Widiyanti, Kementerian Pariwisata terus memperkuat berbagai kebijakan dan program agar pertumbuhan sektor pariwisata tidak hanya diukur dari jumlah kunjungan, tetapi juga dari kualitas, keberlanjutan, dan dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat.
Data Kemenpar menunjukkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada Februari 2026 mencapai sekitar 1,16 juta kunjungan atau meningkat 13,37 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 1,02 juta kunjungan. Peningkatan tersebut menjadi salah satu indikator positif pemulihan dan penguatan sektor pariwisata nasional.
Untuk menjaga momentum pertumbuhan tersebut, pemerintah terus memantau perkembangan sektor pariwisata secara cermat serta menyiapkan berbagai langkah strategis guna meningkatkan daya saing destinasi wisata Indonesia.
Di tengah tekanan global yang dipengaruhi dinamika geopolitik dan ekonomi dunia, Kemenpar tetap optimistis target sektor pariwisata tahun 2026 dapat tercapai melalui penguatan pariwisata berkualitas, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada ekonomi masyarakat. Berbagai program juga diarahkan untuk meningkatkan keselamatan wisatawan, pengembangan desa wisata, serta penguatan ekonomi lokal berbasis pariwisata.
Kemenpar menegaskan bahwa fokus utama pembangunan pariwisata saat ini bukan semata mengejar angka kunjungan wisatawan, melainkan memastikan manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat semakin besar melalui penciptaan lapangan kerja, penguatan usaha lokal, dan peningkatan kesejahteraan di destinasi wisata.





