Pangkoarmada II apresiasi semangat calon Pengawak KRI Prabu Siliwangi-321

Pangkoarmada II Laksda TNI I G. P. Alit Jaya, S.H., M.Si tutup pelatihan KPPK Calon Pengawak KRI PRABU SILIWANGI-321 di Auditorium Puslatkaprang Kolat Koarmada II, Jumat (7/11/2025). Foto: dok Dispenal.

Surabaya (Outsiders) – Kesiapan personel TNI Angkatan Laut dalam mengawaki kapal perang modern diperkuat melalui penutupan pelatihan Kesatuan Persiapan Pengambilan Kapal (KPPK) bagi Calon Pengawak (Cawak) KRI Prabu Siliwangi-321 yang dipimpin langsung Panglima Komando Armada II (Pangkoarmada II) Laksda TNI I G. P. Alit Jaya, S.H., M.Si di Auditorium Puslatkaprang Kolat Koarmada II, Jumat (7/11/2025).

Penutupan pelatihan ini menjadi penanda kesiapan personel TNI Angkatan Laut dalam menghadapi tugas pengawakan kapal perang baru yang akan memperkuat jajaran armada nasional.

Laksda TNI Alit Jaya menyampaikan bahwa kegiatan KPPK memiliki arti strategis untuk memastikan seluruh personel memahami karakteristik dan sistem kerja kapal secara menyeluruh.

“Pelatihan ini membekali para jalasena dengan kemampuan profesional, disiplin tinggi, serta pemahaman mendalam terhadap teknologi dan sistem kapal perang modern yang akan dioperasikan,” ujarnya.

Pangkoarmada II juga mengucapkan terima kasih kepada para instruktur dan seluruh unsur pendukung pelatihan atas dedikasi dan kerja sama yang telah diberikan. Ia menekankan pentingnya sinergi dan profesionalisme dalam menyiapkan kesiapan operasional kapal perang TNI AL.

“Sebagai pengawak pertama KRI Prabu Siliwangi-321, kalian diharapkan mampu mengemban tanggung jawab dengan baik serta menjaga kehormatan satuan,” tambahnya.

Adapun para calon pengawak KRI Prabu Siliwangi-321 dipimpin oleh Komandan KRI John Lie-358, Kolonel Laut (P) Kurniawan Koes Atmadja. Selama hampir satu bulan, mereka mengikuti pembekalan intensif yang mencakup aspek teknis, operasional, hingga pemeliharaan sistem kapal perang modern.

Dengan berakhirnya pelatihan ini, diharapkan para prajurit mampu melaksanakan tugas pengawakan kapal secara profesional sebagai garda terdepan dalam menjaga pertahanan maritim Indonesia.

Pos terkait