Jember (Outsiders) – Prajurit Pasmar 2 Korps Marinir TNI Angkatan Laut yang tergabung dalam Satgasmar Pam Pulau Terluar (Pam Puter) XIX Pulau Nusa Barung menunjukkan aksi heroik dengan mengevakuasi para nelayan yang menjadi korban kecelakaan laut di perairan Plawangan, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Rabu pagi kemarin (15/10/2025).
Peristiwa bermula ketika kapal nelayan Monggo Amale yang diawaki Karim (56) dan Harmadi (34) dihantam ombak besar saat hendak masuk ke perairan Plawangan setelah melaut. Hantaman ombak dari arah belakang menyebabkan kapal pecah di bagian tengah dan mesin rusak berat hingga tidak dapat dikendalikan. Dalam waktu hampir bersamaan, kapal Argentina yang diawaki Paring (49) juga mengalami kejadian serupa di lokasi yang sama.
Begitu menerima laporan dari Posal Puger, tim Satgas Marinir Pulau Nusa Barung langsung bergerak cepat menggunakan perahu karet menuju lokasi. Dengan kemampuan dan refleks tangkas, para prajurit berhasil mengevakuasi seluruh korban ke tempat aman. Mereka juga membantu menarik kapal yang rusak ke pantai dengan dukungan nelayan dan masyarakat sekitar.
Berkat tindakan cepat tersebut, seluruh korban berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat. Meski begitu, kerugian material tidak dapat dihindarkan. Kapal Monggo Amale mengalami kerusakan berat dengan estimasi kerugian mencapai Rp10 juta, sementara kapal Argentina mengalami kerusakan ringan dengan nilai kerugian sekitar Rp5 juta.
Komandan Satgasmar Pam Puter XIX Pulau Nusa Barung menyampaikan bahwa evakuasi ini merupakan bagian dari tugas kemanusiaan yang menjadi tanggung jawab moral prajurit TNI Angkatan Laut. “Kehadiran Marinir di pulau-pulau terluar bukan hanya untuk menjaga kedaulatan negara, tetapi juga untuk memastikan keselamatan masyarakat pesisir,” ujarnya.
Menurutnya, kesiapsiagaan dan kecepatan bertindak menjadi faktor kunci dalam operasi penyelamatan di wilayah perairan yang dikenal memiliki arus kuat dan ombak tinggi seperti Plawangan Puger.
Aksi penyelamatan ini disambut positif oleh masyarakat nelayan. Mereka mengapresiasi kesigapan dan kepedulian prajurit Marinir yang selalu hadir membantu warga dalam situasi darurat di laut.
Kejadian ini sekaligus menegaskan peran strategis TNI Angkatan Laut dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat maritim, tidak hanya melalui pengamanan wilayah laut, tetapi juga lewat tindakan nyata dalam penyelamatan jiwa di tengah ancaman cuaca ekstrem dan kondisi alam yang tak menentu.





