Kapal Ikan Tenggelam di Perairan Tanjung Api, Dua ABK Masih Hilang

Sebanyak 21 ABK KM Mitra Jaya berhasil diselamatkan setelah kapal yang mereka tumpangi tenggelam akibat kebocoran di Perairan Tanjung Api, Kabupaten Asahan. Sementara dua orang lainnya masih dalam pencarian oleh tim gabungan. (Foto: Dispenal)

Asahan (Outsiders) – TNI Angkatan Laut melalui Pos Binpotmar Kualuh Leidong Posal Berombang Lanal Tanjung Balai Asahan (TBA) bergerak cepat menindaklanjuti informasi tenggelamnya kapal ikan KM Mitra Jaya di Perairan Tanjung Api, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Rabu (3/6/2026).

Berdasarkan data yang dihimpun, KM Mitra Jaya yang dinakhodai Kahwi berangkat dari Tangkahan Tanjung Leidong menuju Perairan Tanjung Api pada Selasa dini hari sekitar pukul 04.00 WIB untuk melakukan penangkapan ikan menggunakan alat tangkap jenis pukat teri.

Bacaan Lainnya

Salah seorang ABK yang selamat, Mul, menuturkan bahwa sekitar pukul 19.00 WIB kapal mengalami kebocoran pada bagian buritan. Seluruh ABK kemudian berupaya menyelamatkan kapal dengan menggunakan pompa Alkon untuk menguras air yang masuk ke lambung kapal.

Namun, derasnya air yang masuk tidak dapat diimbangi oleh kemampuan pompa. Dalam waktu sekitar 15 menit, kapal akhirnya tenggelam.

Dari total 23 orang ABK yang berada di atas kapal, sebanyak 21 orang berhasil diselamatkan dan telah kembali ke rumah masing-masing. Sementara dua orang lainnya masih belum ditemukan, yakni Kahwi (60), nahkoda kapal, dan Jamil (47), ABK, yang keduanya merupakan warga Tanjung Leidong, Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Saat ini personel Lanal TBA bersama personel Polairud Leidong, KPLP Leidong, serta nelayan setempat terus melakukan pencarian terhadap kedua korban yang masih hilang. Operasi pencarian juga diperkuat melalui koordinasi dengan Pos SAR Tanjungbalai Asahan.

TNI AL melalui Lanal TBA menyatakan akan terus mengerahkan kemampuan dan menjalin koordinasi dengan seluruh unsur terkait guna mempercepat proses pencarian dan penyelamatan, sekaligus memberikan bantuan yang diperlukan kepada para korban serta keluarga yang terdampak musibah tersebut.

Pos terkait