Pengesahan RKUHP itu dinilai oleh Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) terkesan dipaksakan untuk ditetapkan. SMSI yang beranggotakan sekitar 2000 perusahaan pers siber akan menggungat pengesahan KUHP melalui Mahkamah Konstitusi (MK).
Dugaan miring kerap menerpa jejak digitalnya. Namun, di bawah karpet koalisi, ia memegang semua kunci […]
BERITA TERKINI
Tag: smsi
SMSI kecewa, hanya dua pasal RKUHP diakomodir pemerintah
Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yang beranggotakan 2000 pengusaha pers online, merasa kecewa karena pemerintah hanya mengakomodir dua pasal dari 19 pasal Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) yang diusulkan Dewan Pers dan para konstituennya.
Jaksa Agung ST Burhanuddin Meminta SMSI Kawal Kinerja Jaksa
Jakarta (Outsiders) – Jaksa Agung ST Burhanuddin meminta media-media anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) […]
SMSI dukung Polri dalam menjamin keamanan dan kelancaran mudik
Jakarta (Outsiders) – Kekuatan jaringan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yang tersebar di seluruh […]
SMSI Kabupaten Siak resmi terbentuk
Siak Sri Indrapura (Outsiders) – Setelah melewati sejumlah pertemuan untuk mencari kata pumafakat, akhirnya Serikat […]
SMSI merancang skenario masa depan
Jakarta (Outsiders) – Rencana panjang Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yang telah ditetapkan dalam roadmap-nya […]
Ketum SMSI Dengarkan Paparan Kajati DKI Jakarta
Jakarta (Outsiders) – Beberapa waktu yang lalu, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) mendapatkan anugerah MURI […]
HUT SMSI ke-5: Kerja Sama TNI AD- SMSI Diapresiasi Jenderal Dudung Abdurachman
Jakarta (Outsiders) – Kerja sama antara Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dan Serikat […]
Kenali ancaman Siber, pertahankan Ideologi Pancasila dan NKRI
Jakarta (Outsiders) – Di era digital sekarang ini kita harus mengenali ancaman siber terhadap negara […]
SMSI Berduka, Mantan Ketua PWI Pusat Margiono tutup usia
Jakarta (Outsiders) – Kabar duka datang dari masyarakat Pers Indonesia, wartawan senior sekaligus mantan Ketua […]
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.








