Denpasar (Outsiders) – KRI Keris-624 menggelar latihan penembakan menggunakan empat jenis persenjataan di perairan Laut Bali, Rabu (28/10/2026). Latihan tersebut dilakukan untuk menguji kemampuan prajurit dalam mengoperasikan persenjataan sekaligus menjaga kesiapan tempur kapal perang TNI Angkatan Laut (AL).
Kapal perang yang berada di bawah kendali operasi (BKO) Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koarmada II itu melaksanakan penembakan menggunakan meriam 57 milimeter, 40 milimeter, 20 milimeter, serta senjata ringan M4 kaliber 5,56 milimeter.
Komandan KRI Keris-624, Letkol Laut (P) Romi Iskandar Hasibuan, mengatakan latihan tersebut menjadi bagian dari pembinaan kemampuan prajurit dalam mengawaki sistem persenjataan kapal.
“Pelaksanaan latihan menjadi sarana untuk meningkatkan profesionalisme, ketepatan, serta kemampuan personel dalam mengawaki persenjataan guna mendukung kesiapan tempur kapal,” kata Romi di sela latihan.
Sebelum menggelar latihan penembakan, KRI Keris-624 juga melaksanakan pengawasan dan pengamanan terhadap kapal perang Australia HMAS Choules yang melintas di perairan Laut Bali.
Menurut Romi, pengawasan terhadap kapal perang asing merupakan bagian dari tugas TNI AL untuk memantau pergerakan kapal asing sekaligus menjaga keamanan wilayah perairan yurisdiksi Indonesia.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan tugas operasional KRI Keris-624 di bawah kendali Guskamla Koarmada II. Latihan penembakan juga dilakukan untuk mempertahankan kemampuan personel dalam mengoperasikan persenjataan kapal.





