Yonif 1 Marinir Latihan Tempur Gabungan Infanteri dan Tank di Situbondo

Prajurit Batalyon Infanteri 1 Marinir latihan penggunaan persenjataan dan koordinasi manuver infanteri dengan dukungan tank dalam Latihan Satuan Lanjutan II Aspek Darat Triwulan III TA 2026 di Pusat Latihan Pertempuran 5 Marinir Karangtekok, Situbondo, Jawa Timur, Rabu (21/10/2026). Foto: Dispena AL

Situbondo (Outsiders) – Prajurit Batalyon Infanteri 1 Marinir menggelar simulasi perebutan daerah pertahanan musuh menggunakan taktik Kerja Sama Infanteri dan Tank (KSIT) dalam Latihan Satuan Lanjutan (LSL) II Aspek Darat Triwulan III Tahun Anggaran 2026 di Pusat Latihan Pertempuran (PLP) 5 Marinir Karangtekok, Situbondo, Jawa Timur, Rabu (21/10/2026).

Latihan tersebut menyimulasikan penghancuran dan pendudukan daerah pertahanan musuh melalui operasi gabungan unsur infanteri dan kavaleri Korps Marinir. Skenario latihan mencakup manuver pasukan infanteri dengan dukungan pergerakan tank dalam pertempuran jarak dekat maupun jarak jauh.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini juga melatihkan koordinasi antara prajurit infanteri dan unsur kavaleri dalam penggunaan persenjataan serta pelaksanaan manuver tempur secara terpadu.

Komandan Brigade Infanteri 2 Marinir Kolonel Marinir Eko Budi Prasetyo Adi Saputro, selaku Perwira Pelaksana Latihan (Palaklat), mengatakan latihan tersebut merupakan bagian dari kesiapan satuan dalam melaksanakan tugas dari komando atas.

“Kami menunjukkan bahwa prajurit Yonif 1 Marinir siap menjawab tantangan dan mampu beradaptasi dalam struktur organisasi yang lebih modern. Kolaborasi antara Infanteri dan Tank merupakan bentuk implementasi taktik gabungan yang akan menjadi bagian penting dari kekuatan tempur masa depan,” kata Eko.

Latihan Satuan Lanjutan II Aspek Darat Triwulan III TA 2026 tersebut menjadi bagian dari latihan taktik gabungan infanteri dan tank di lingkungan Korps Marinir.

Pos terkait