Belu (Outsiders) – Pelayanan lintas batas di kawasan Pos Lintas Batas Negara Motaain dan Pos Batugade tetap berjalan normal setelah banjir meluap di kawasan Motaain–Batugade Ahad lalu (8/3/2026).
Meski demikian, kegiatan ekspor dari Indonesia menuju Timor Leste untuk sementara dihentikan guna mendukung proses penanganan fasilitas operasional di Pos Batugade yang terdampak banjir.
Luapan banjir sebelumnya menyebabkan gangguan teknis pada fasilitas operasional di Pos Batugade, khususnya jembatan timbang yang digunakan untuk kegiatan ekspor.
Sehubungan dengan kondisi tersebut, kegiatan ekspor dari Indonesia menuju Timor Leste dihentikan sementara hingga proses penanganan dan pemulihan fasilitas selesai dilakukan.
Kepala PLBN Motaain, Maria Fatima Rika, mengatakan langkah tersebut diambil melalui koordinasi antara otoritas perbatasan Indonesia dan Timor Leste guna memastikan fasilitas pelayanan dapat kembali beroperasi secara optimal.
“Penghentian sementara kegiatan ekspor dilakukan untuk memberikan waktu kepada pihak terkait di Pos Batugade dalam melakukan penanganan terhadap fasilitas yang terdampak banjir, khususnya jembatan timbang. Kami terus berkoordinasi dengan otoritas Timor Leste agar proses pemulihan dapat berjalan dengan cepat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelayanan lintas batas lainnya tetap berjalan normal. Perlintasan orang, kendaraan pribadi, serta alat angkut lintas batas negara tetap dapat melintas melalui jalur PLBN Motaain–Pos Batugade sesuai prosedur yang berlaku.
“Kami mengimbau kepada para pelaku ekspor untuk menyesuaikan jadwal kegiatan sementara waktu. Sementara bagi masyarakat yang melakukan perjalanan lintas batas, pelayanan tetap berjalan normal,” tambahnya.
Sebagai pengelola kawasan perbatasan negara, Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia terus memperkuat koordinasi dan sinergi lintas instansi serta menjalin komunikasi dengan otoritas perbatasan Timor Leste.
Melalui pengelolaan dan pelayanan di PLBN, BNPP RI memastikan aktivitas lintas batas di kawasan perbatasan kedua negara tetap berjalan aman, tertib, dan optimal bagi masyarakat.





