Jakarta (Outsiders) – Operasi pencarian korban banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat masih dilakukan hingga Senin (15/12/2025). Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat total korban meninggal dunia mencapai 1.016 jiwa.
Pos Pendamping Nasional BNPB mencatat korban meninggal terbanyak terjadi di Provinsi Aceh sebanyak 424 jiwa, disusul Sumatra Utara 349 jiwa dan Sumatra Barat 243 jiwa. Dalam sepekan terakhir, periode 8 hingga 13 Desember, jumlah korban meninggal bertambah 66 jiwa.
Sementara itu, jumlah korban hilang tercatat 212 jiwa, dengan rincian Aceh 32 jiwa, Sumatra Utara 90 jiwa, dan Sumatra Barat 90 jiwa. BNPB menjelaskan pencatatan korban dilakukan berdasarkan identifikasi by name by address yang terus diperbarui di tingkat kabupaten dan kota.
Operasi pencarian di bawah koordinasi Basarnas masih difokuskan di sejumlah wilayah terdampak. Di Aceh, pencarian berlangsung di Aceh Utara, Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Bireuen. Di Sumatra Utara, operasi dilakukan di Tapanuli Selatan dan Kota Sibolga. Sementara di Sumatra Barat, pencarian difokuskan di Kabupaten Agam serta aliran Sungai Batang Anai yang melintasi Kota Padang, Padang Pariaman, dan Tanah Datar.
BNPB juga mencatat jumlah pengungsi mencapai 624.670 jiwa, meski terjadi penurunan dibandingkan hari sebelumnya. Pemerintah pusat bersama kementerian, lembaga, dan berbagai pihak terus melakukan penanganan darurat serta upaya pemulihan bagi masyarakat terdampak bencana di tiga provinsi tersebut.






