Jasad Putri Pelatih Valencia FC Ditemukan dalam Insiden KM Putri Sakinah

Detik- detik Mar Martinez Ortuno, istri pelatih Valencia FC, melihat jasad putrinya dalam kantong jenazah yang diangkut menggunakan ambulan dari pelabuhan ke RSUD Labuan Bajo

Labuan Bajo (Outsiders) – Identitas jenazah korban tenggelamnya KM Putri Sakinah mulai terungkap. Korban diketahui merupakan putri dari pelatih Tim Putri  Valencia FC, Fernando Martin, yang jasadnya ditemukan mengapung di perairan Pulau Padar setelah kapal wisata tersebut tenggelam pada 26 Desember 2025.

Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dan dievakuasi oleh Tim SAR gabungan pada Senin pagi (29/12/2025). Jenazah kemudian dibawa menggunakan ambulans dari pelabuhan menuju RSUD Komodo Labuan Bajo untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut.

Ibu korban, Mar Martinez Ortuno, terlihat berada di dalam ambulans saat jasad putrinya diangkut dalam kantong jenazah dari pelabuhan ke rumah sakit. Ia menyaksikan langsung proses pemindahan jenazah tersebut.

Sebelumnya, Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang, S.I.K. menyampaikan bahwa jenazah pertama kali ditemukan oleh nelayan di perairan Pulau Serai, kawasan Selat Padar, Taman Nasional Komodo.

“Benar, telah ditemukan satu jenazah berjenis kelamin perempuan yang diduga merupakan korban tenggelamnya KM Putri Sakinah. Personel Polri bersama Tim SAR gabungan langsung melakukan evakuasi dan pengamanan jenazah,” kata AKBP Christian Kadang.

Jenazah sempat diamankan di sekitar Selat Pulau Cincin sebelum dilaporkan kepada Tim SAR gabungan. Personel Polres Manggarai Barat, Ditpolairud Polda NTT, dan Basarnas kemudian melakukan evakuasi menggunakan armada laut.

“Jenazah dievakuasi menggunakan RIB milik Basarnas, dengan pengawalan dan pengamanan dari personel Polri, kemudian dibawa ke Pelabuhan Marina Waterfront Labuan Bajo untuk selanjutnya dilakukan proses identifikasi,” ujarnya.

KM Putri Sakinah diketahui tenggelam pada Jumat (26/12/2025) saat berlayar dari Pulau Kambing menuju Pulau Komodo di perairan Selat Padar. Cuaca buruk disertai gelombang tinggi diduga menjadi penyebab utama kecelakaan laut tersebut. Kepala Kantor Basarnas Maumere, Fathur Rahman mengatakan sebelmum kapal tenggelam, dari laporan yang mereka peroleh KM Putri Sakinah diketahui mengalami mati mesin. “Sebelum tenggelam, kapal mati mesin,” ujarnya.

Hingga hari ketiga operasi pencarian, tujuh penumpang dilaporkan selamat. Dari empat korban yang sebelumnya dinyatakan hilang, satu orang telah ditemukan meninggal dunia, sementara tiga korban lainnya masih dalam pencarian oleh Tim SAR gabungan.

Pos terkait