Penyelam Hilang di Perairan Nusa Penida, TNI AL dan Basarnas Lakukan Pencarian Intensif

rajurit Pos TNI AL (Posal) Nusa Penida bersama Tim SAR dan pihak terkait terjun langsung melakukan pencarian terhadap korban atas nama Rizki Ardiansyah (29), yang dilaporkan hilang saat menyelam di perairan Pantai Kutampi, Desa Kutampi Kaler, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, Selasa (14/10/2025)

Klungkung (Outsiders) – Prajurit Pos TNI AL (Posal) Nusa Penida bersama Tim SAR dan unsur terkait terjun langsung ke laut melakukan pencarian terhadap Rizki Ardiansyah (29), yang dilaporkan hilang saat menyelam di perairan Pantai Kutampi, Desa Kutampi Kaler, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali.

Korban yang sehari-hari bekerja sebagai mekanik di sebuah beach club bernama ESA-G Bar itu diketahui menyelam seorang diri pada Senin sore (13/10), menggunakan perlengkapan sederhana. Setelah sekitar 15 menit tak kunjung muncul ke permukaan, rekan-rekannya mulai panik dan melakukan pencarian, namun hasilnya nihil.

Laporan resmi hilangnya korban diterima Posal dan Pos SAR Nusa Penida pada Selasa pagi (14/10). Menindaklanjuti laporan tersebut, prajurit Posal Nusa Penida bersama Kepala Pos SAR segera menuju lokasi untuk berkoordinasi dengan pihak manajemen dan para saksi mata.

Pencarian di laut dimulai pada siang hari dengan menggunakan kapal Rigid Buoyancy Boat (RBB) milik Basarnas. Tim gabungan melakukan penyisiran di area sekitar titik awal penyelaman korban, disertai upaya penyelaman bawah laut. Hingga sore hari, pencarian dihentikan sementara karena belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Danposal Nusa Penida, Lettu Laut (E) I Ketut Yasa, menyatakan bahwa operasi pencarian akan terus dilanjutkan. “Kami bekerja sama dengan Basarnas dan seluruh pihak terkait. Fokus kami adalah menemukan korban secepat mungkin dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan seluruh tim,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan Posal Nusa Penida dalam operasi ini merupakan bagian dari komitmen TNI Angkatan Laut untuk hadir dan membantu masyarakat dalam kondisi darurat, khususnya di wilayah pesisir dan perairan.

“Kami selalu siap membantu masyarakat, termasuk dalam upaya pencarian dan penyelamatan di laut, sebagaimana arahan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali,” kata Ketut Yasa menambahkan.

Pos terkait