PLBN Wini Tanamkan Wawasan Kebangsaan ke Siswa SMA Perikanan Lewat Program Edukasi Lintas Batas

Kepala PLBN Wini, Reynold Uran, mendapat sambutan hangat dari siswa dan guru pihak sekolah saat menggelar program edukatif bertajuk “Wini Border Post Goes To School” di SMA Negeri Perikanan Wini, Senin (10/11/2025).

Wini (Outsiders) – Dalam upaya menumbuhkan kesadaran hukum dan semangat kebangsaan generasi muda di wilayah perbatasan, Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Wini menggelar kegiatan “Wini Border Post Goes To School” di SMA Negeri Perikanan Wini, Senin kemarin (10/11/2025).

Program ini menjadi sarana edukatif bagi pelajar untuk memahami pentingnya menaati prosedur lintas batas serta mengenal peran berbagai instansi yang bertugas di perbatasan Indonesia–Timor Leste.

Bacaan Lainnya

Kepala PLBN Wini, Reynold Uran, membuka kegiatan yang dihadiri para siswa, guru, dan perwakilan instansi lintas sektor. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa generasi muda di wilayah perbatasan memegang peran penting dalam menjaga kedaulatan negara.

“Mematuhi aturan dan prosedur lintas batas merupakan bentuk nyata menjaga kedaulatan negara. Kami ingin nilai ini tertanam sejak dini,” ujar Reynold.

Berbagai instansi di bawah koordinasi PLBN turut memberikan materi sesuai bidangnya. Imigrasi menjelaskan aturan keimigrasian berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011, Bea dan Cukai memaparkan ketentuan terkait barang bawaan pelintas batas, sementara BKHIT menyampaikan edukasi mengenai karantina hewan, ikan, dan tumbuhan sesuai Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019.

Karantina Kesehatan membahas pentingnya International Certificate of Vaccination (ICV), sedangkan TNI dan Brimob memaparkan tugas mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan.

Sesi tanya jawab berjalan hangat dan interaktif. Siswa-siswi tampak antusias menanyakan berbagai hal mulai dari aturan paspor dan visa hingga batasan barang bawaan dari luar negeri.

Reynold menyampaikan apresiasi atas semangat dan antusiasme para siswa serta dukungan pihak sekolah. “Kami ingin kegiatan ini tidak hanya mengenalkan instansi di PLBN, tapi juga membangun kesadaran hukum agar siswa memahami risiko pelanggaran lintas batas,” katanya.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari Imigrasi, Bea dan Cukai, Karantina Kesehatan, BKHIT, Satgas Pamtas RI–RDTL Yon Arhanud 2/ABW, Brimob Wini, serta pejabat dan staf PLBN Wini.

Melalui program ini, PLBN Wini berharap terbentuk generasi muda perbatasan yang berpengetahuan, disiplin, dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap hukum serta kedaulatan wilayah Indonesia–Timor Leste.

Pos terkait