Pekanbaru (Outsiders) – Badan Pendapatan Daerah Kota Pekanbaru terus menggencarkan pendataan terhadap objek pajak yang dinilai berpotensi menambah Pendapatan Asli Daerah. Upaya ini dilakukan untuk memastikan seluruh potensi penerimaan daerah dapat terdata dan terkelola dengan optimal.
Kepala Bapenda Kota Pekanbaru, Tengku Denny Muharpan, menyampaikan bahwa penguatan basis data pajak menjadi agenda utama tahun ini. Ia menegaskan, pendataan tidak hanya dilaksanakan pada jam kerja, tetapi juga dilakukan pada malam hari guna melihat langsung aktivitas usaha yang sedang berlangsung.
Sebanyak lima tim yang melibatkan sekitar 150 personel dari seluruh UPT Bapenda diterjunkan ke lapangan. Petugas mendatangi satu per satu lokasi usaha untuk melakukan verifikasi dan pencocokan data pajak, mulai dari reklame, Pajak Bumi dan Bangunan, hingga pajak restoran dan usaha makanan minuman lainnya.
Pendekatan malam hari dinilai penting untuk mengetahui kondisi riil operasional pelaku usaha, termasuk tingkat kunjungan dan peredaran usaha yang tidak sepenuhnya terlihat pada siang hari. Sektor kuliner seperti restoran dan kedai kopi menjadi sasaran utama karena aktivitasnya cenderung meningkat pada malam hari, terlebih menjelang Ramadan.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program Sosialisasi Daftar Tagih yang dijalankan Bapenda sebagai strategi meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus mengoptimalkan penerimaan daerah. Pendataan serupa akan terus dilakukan secara berkala guna memperbarui data dan memaksimalkan potensi pajak di Kota Pekanbaru.





