Pekanbaru (Outsiders) – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, M Edy Afrizal mengungkapkan BPBD Riau hingga saat ini memiliki 8 Helikopter Water Bombing untuk penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
“BPBD Riau kini memiliki total delapan unit helikopter water bombing yang siap digunakan untuk menangani Karhutla yang terjadi di Riau. Terbaru, satu unit heli jenis MI 17 dari Vietnam telah tiba untuk memperkuat armada yang ada,” katanya, Selasa (13/8/2024).
Heli bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ini tiba pada Selasa (13/8/2024) dan langsung dipersiapkan untuk operasi pemadaman.
Ia menyampaikan bahwa heli ini akan segera dioperasikan setelah melalui tahapan verifikasi. “Saat ini sudah ada delapan heli water bombing yang siap digunakan. Heli MI 17 dari Vietnam baru saja tiba dan sedang dalam proses persiapan. Setelah verifikasi dan persiapan selesai, heli ini akan segera dioperasikan,” jelas Edy.
Dengan tambahan ini, BPBD Riau semakin optimis dalam menangani Karhutla yang sering melanda wilayah tersebut, terutama saat musim kemarau. Delapan heli ini diharapkan dapat memberikan respons cepat dan efektif dalam memadamkan api di berbagai titik yang sulit dijangkau.
Untuk itu, Edy tidak lupa mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah Karhutla dengan tidak membuka lahan dengan cara membakar dan tidak membuang puntung rokok sembarangan. Langkah preventif ini sangat penting mengingat kondisi cuaca yang panas dan kering.
“Dengan delapan heli yang kita miliki sekarang, kita lebih siap. Namun, peran serta masyarakat dalam pencegahan juga sangat penting,” tegas Edy. (**)





