Cirebon (Outsiders) – Tidak hanya Keraton Kesepuhan, daya tarik lain Kota Cirebon yang wajib dikunjungi […]
Winbaktianur penikmat wisata dan Budaya, akademisi UIN Imam Bonjol winbaktianur1978@gmail.com Entah kenapa, Gili Trawangan […]
BERITA TERKINI
Kategori: Travelling
Pura Tirta Empul: Warisan Suci dan Pesona Spiritual Bali
Bali (Outsiders) – Pura Tirta Empul adalah salah satu pura suci paling terkenal di Bali, […]
Menelisik citra tradisional-modern Istana Tampaksiring di Pulau Dewata
Istana Tampaksiring adalah satu dari enam istana kepresidenan Republik Indonesia yang terletak di Desa Tampaksiring, […]
Malioboro, titik temu kerinduan Yogyakarta
Malioboro ibarat simfoni kehidupan yang senantiasa memanggil untuk datang lagi. Sebagaimana goresan di salah satu sudut Yogyakarta “Yogyakarta terbuat dari rindu pulang dan angkringan”.
Paisu Pok, Keindahan Surga dari pelosok Banggai
Banggai (Outsiders) – Gemericik suara air ditengah kesunyian, dedaunan yang melambai seakan menyambut siapapun yang berada […]
Berenang bersama raksasa Alor, peluang petualangan dasar laut
Alor, satu destinasi menyelam terbaik di Indonesia. Lautnya jernih dan terumbu karang yang indah menjadi rumah bagi biota laut seperti ikan mola-mola, kuda laut pygmy, dan lumba-lumba. Spot menyelam populer seperti Selat Pantar menawarkan pemandangan bawah laut spektakuler dan masih alami, menjadikan Alor surga tersembunyi bagi para penyelam.
Mabuhay dalam kehangatan Pinoy
Oleh : Winbaktianur *) Jam menunjukkan pukul 00.30, dengan mata berat karena mengantuk saya mendengar […]
Batu Batupang, Surga tersembunyi Alahan Panjang
Alahan Panjang (Outsiders) – Suhu panas mulai mendera sejak memasuki pertengahan tahun. Begitu pula dengan […]
Menapak jejak di Titik Nol Ibu Kota Nusantara
Oleh: Winbaktianur Hiruk-pikuk pemberitaan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) beberapa tahun terakhir ini menambah rasa […]
Maelo pukek, tradisi menangkap ikan ramah laut
Maelo pukek adalah suatu tradisi atau budaya dalam Bahasa Minang yang memerlukan sekelompok orang untuk menarik ikan dari bibir pantai. Kata “maelo” berarti “menarik,” dan “pukek” berarti “pukat.” Secara harfiah, Maelo Pukek memiliki arti “kegiatan menangkap ikan dengan cara menarik pukat atau jala”. Tradisi ini telah ada sejak tahun 1940-an dan diwariskan secara turun-temurun kepada setiap generasi.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.









