Pekanbaru (Outsiders) – Dinas Perhubungan Provinsi Riau menyiapkan posko koordinasi dan pos pelayanan terpadu transportasi untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 atau 1447 Hijriah.
Posko tersebut dibentuk sebagai pusat pemantauan serta koordinasi guna memastikan layanan transportasi selama periode angkutan Lebaran berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat.
Kepala Dinas Perhubungan Riau melalui Kepala Bidang Angkutan Jalan, Onki Hertawan, mengatakan posko ini akan menjadi pusat koordinasi berbagai instansi yang terlibat dalam pengelolaan transportasi selama masa mudik.
“Pada periode angkutan Lebaran 2026, kami membangun pos koordinasi dan pos pelayanan terpadu transportasi di sejumlah titik strategis di Provinsi Riau,” ujar Onki Hertawan, Senin (9/3/2026).
Ia menjelaskan, pos koordinasi utama akan berada di kantor Dinas Perhubungan Provinsi Riau yang berfungsi sebagai pusat pemantauan dan pengendalian operasional transportasi selama masa mudik.
Di pos tersebut, sekitar 96 aparatur sipil negara (ASN) akan bertugas memantau kondisi transportasi sekaligus melakukan koordinasi dengan berbagai instansi terkait.
Selain pos koordinasi, Dishub Riau juga menyiapkan sejumlah pos pelayanan di wilayah strategis guna membantu masyarakat selama perjalanan mudik.
Beberapa lokasi pos pelayanan di antaranya berada di UPT Wilayah I Dumai, UPT Wilayah I Rupat, serta UPT Wilayah II Mengkapan Buton di Kabupaten Siak. Setiap pos pelayanan akan dijaga oleh sekitar 25 petugas.
Menurut Onki, pos pelayanan tersebut disiapkan untuk memberikan layanan informasi transportasi, melakukan pengawasan operasional angkutan, serta membantu masyarakat yang menghadapi kendala selama perjalanan.
Selain itu, pemerintah kabupaten dan kota di seluruh Provinsi Riau juga akan mendirikan posko terpadu dengan melibatkan berbagai pihak terkait.
Posko terpadu tersebut akan ditempatkan di sejumlah titik strategis seperti pelabuhan, bandara, terminal, rest area, hingga kawasan wisata dan pusat keramaian yang diperkirakan ramai dikunjungi masyarakat selama libur Lebaran.
Onki menambahkan, posko angkutan Lebaran akan mulai beroperasi sejak H-7 hingga H+7 Lebaran sesuai dengan arahan pemerintah pusat.
“Walaupun kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap tahun, kami tetap meningkatkan koordinasi lintas instansi serta pelayanan melalui posko-posko tersebut agar perjalanan masyarakat selama mudik dan arus balik dapat berlangsung aman dan lancar,” ujarnya.





