Google Rilis Pembaruan Darurat Chrome, Tambal Celah Keamanan Zero Day

Pekanbaru (Outsiders) – Perusahaan teknologi Google merilis pembaruan darurat untuk peramban Chrome guna menutup celah keamanan zero day yang dilaporkan telah dimanfaatkan dalam serangan siber.

Pembaruan tersebut diluncurkan melalui kanal stable menyusul temuan adanya kerentanan dengan tingkat risiko tinggi. Google menyebut celah keamanan itu telah dieksploitasi sebelum tambalan resmi tersedia, sehingga pengguna diminta segera memperbarui aplikasi ke versi terbaru.

Kerentanan yang terdaftar dengan kode CVE 2026 2441 itu berkaitan dengan kesalahan pengelolaan memori pada komponen tertentu di Chrome. Kondisi tersebut berpotensi dimanfaatkan pelaku untuk menjalankan kode berbahaya ketika pengguna mengakses situs yang telah direkayasa secara khusus.

Meski mengakui adanya eksploitasi di lapangan, Google tidak membeberkan rincian teknis lebih lanjut terkait metode serangan maupun pihak yang menjadi sasaran. Langkah tersebut disebut sebagai upaya mencegah penyalahgunaan sebelum mayoritas pengguna memasang pembaruan keamanan.

Google mengimbau pengguna Windows, macOS, dan Linux untuk memastikan Chrome telah diperbarui ke versi terbaru melalui menu pengaturan. Perusahaan juga menyarankan agar fitur pembaruan otomatis tetap diaktifkan guna meminimalkan risiko serangan siber serupa di masa mendatang.

Pos terkait