Kapal Induk Eks Angkatan Laut Italia Tiba di Indonesia, Dikawal Dua Fregat Kelas Brawijaya

Kapal induk eks Angkatan Laut Italia, ITS Giuseppe Garibaldi, tiba di perairan Indonesia setelah berlayar dari Italia sejak 24 Agustus 2026. Kedatangannya menjadi bagian dari hubungan kerja sama pertahanan kedua negara, setelah Parlemen dan Senat Italia pada Maret hingga April 2026 menyetujui pengalihan sejumlah peralatan pertahanan yang telah menyelesaikan masa dinasnya kepada Indonesia. Kini, ITS Giuseppe Garibaldi melanjutkan pelayaran menuju Jakarta dengan dikawal dua fregat kelas Brawijaya milik TNI AL, KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321. (Foto: Dispen AL)

Jakarta (Outsiders) – kapal induk eks Angkatan Laut Italia ITS Giuseppe Garibaldi tiba di perairan Indonesia setelah menempuh pelayaran dari Italia sejak 24 Agustus 2026. Kapal tersebut kini berlayar menuju Jakarta dengan mendapat pengawalan dua fregat kelas Brawijaya milik TNI AL.

Dilaporkan otoritas terkait, pengawalan dilakukan KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321 saat ITS Giuseppe Garibaldi memasuki Perairan ALKI I, Kamis (17/09/2026).

Bacaan Lainnya

ITS Giuseppe Garibaldi dijadwalkan tiba di Jakarta pada Jumat (18/09/2026). Kedatangan kapal induk tersebut rencananya disambut Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI, Kapolri, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), serta sejumlah pejabat pemerintah lainnya.

Kedatangan kapal induk Italia tersebut menjadi bagian dari hubungan dan kerja sama pertahanan kedua negara. Bagi TNI AL, momentum tersebut juga berkaitan dengan penguatan kemampuan dalam menjalankan Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Kemampuan tersebut mencakup dukungan terhadap penanggulangan bencana serta misi kemanusiaan. Penguatan kapasitas OMSP menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan tugas TNI sesuai prioritas pemerintah.

Kehadiran ITS Giuseppe Garibaldi di Indonesia sekaligus memperlihatkan keterlibatan unsur kekuatan laut dalam kerja sama pertahanan dan misi kemanusiaan di kawasan.

Setelah memasuki wilayah perairan Indonesia, kapal induk tersebut akan melanjutkan pelayaran menuju Jakarta untuk mengikuti rangkaian kegiatan penyambutan pada Jumat (18/09/2026).

(Info: Dispen AL)

Pos terkait