TNI AL Kerahkan Helikopter Bell-412, 400 Kg Bantuan Dikirim untuk Korban Gempa NTT

TNI Angkatan Laut melalui Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut (Puspenerbal) terus berkontribusi dalam mendukung penanggulangan bencana alam (Gulbencal) di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak gempa bumi, Kamis (20/8/2026). Foto: Dispen AL

NTT (Outsiders) – Di tengah kebutuhan logistik warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI Angkatan Laut (TNI AL) mengerahkan helikopter untuk mempercepat distribusi bantuan kemanusiaan ke sejumlah wilayah terdampak.

Melalui Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut (Puspenerbal), bantuan logistik disalurkan menggunakan Helikopter Bell-412 EP/HU-4206 dari Skuadron 400 Wing Udara 2 Puspenerbal sejak Kamis (20/8/2026).

Bacaan Lainnya

Misi kemanusiaan tersebut dilaksanakan Flight Support 2 dengan rute Labuan Bajo–Ende–Reo–Labuan Bajo. Penggunaan helikopter menjadi langkah strategis untuk menjangkau wilayah yang membutuhkan bantuan secara lebih cepat, terutama ketika distribusi melalui jalur darat menghadapi kendala akibat kondisi pascabencana.

Dalam misi tersebut, helikopter Bell-412 EP/HU-4206 diawaki Letnan Satu Laut (P) Wayan dan Letnan Dua Laut (P) Jovanda.

Sebanyak 400 kilogram bantuan logistik berhasil disalurkan kepada masyarakat terdampak gempa. Bantuan tersebut terdiri dari sejumlah kebutuhan pokok, di antaranya gula, kopi, sarden, beras, mi, teh, susu, dan mentega.

Pengiriman bantuan melalui jalur udara dinilai penting untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat segera tiba di lokasi yang membutuhkan.

Selain mempercepat mobilisasi logistik, pengerahan unsur udara juga memungkinkan bantuan menjangkau wilayah yang sulit diakses melalui transportasi darat maupun jalur distribusi konvensional.

Langkah tersebut menjadi bagian dari kontribusi TNI AL dalam mendukung penanggulangan bencana alam di NTT. Kehadiran unsur udara diharapkan dapat membantu mempercepat pemulihan masyarakat sekaligus memastikan distribusi bantuan kemanusiaan berjalan efektif.

Pos terkait