KRI Banjarmasin dan KRI Teluk Palu bertolak dari Ambon ke Papua

Sebanyak 1.800 personel Satgas PAMTAS RI–PNG Mobile Kewilayahan diberangkatkan menuju Papua menggunakan dua KRI dari Dermaga Tawiri, Ambon. Jumat (16/1/2026). Foto: dok Dispenal.

Ambon (Outsiders) – TNI Angkatan Laut memberangkatkan dua KRI dari Ambon untuk melanjutkan Operasi Trisula Jaya-26 dalam rangka mendukung pengamanan perbatasan RI dan Papua Nugini.

Dua Kapal Perang Republik Indonesia tersebut, KRI Banjarmasin-592 dan KRI Teluk Palu-523, bertolak dari Dermaga Tawiri Komando Daerah Angkatan Laut IX, Kota Ambon, Maluku, Jumat (16/1/2026).

KRI Banjarmasin-592 yang dikomandani Kolonel Laut (P) Yohanes Berchmans Cahyono melaksanakan tugas angkutan laut guna mendukung Satgas PAMTAS RI–PNG Mobile Kewilayahan Tahun Anggaran 2026. Kapal tersebut mengangkut 900 personel gabungan dari Yonif 623/XXI/TB dan Yonif 200/II/SWJ.

Sementara itu, KRI Teluk Palu-523 di bawah komando Letkol Laut (P) Barkah Ardianto juga membawa 900 personel dari Yon 744/IX/UDY dan Yon 136/XIX/TT untuk pelaksanaan tugas yang sama dalam Operasi Trisula Jaya-26.

Di tempat terpisah, Komandan Kodaeral IX Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., menyampaikan ucapan selamat bertugas kepada seluruh prajurit KRI dan personel Satgas PAMTAS. Ia menekankan pentingnya mengutamakan keselamatan personel serta material selama pelaksanaan operasi.

Kegiatan merplug keberangkatan turut dihadiri Kadisharkan Kodaeral IX Letkol Laut (T) Juni Heri, Kadissyahal Kodaeral IX Letkol Laut (P) Akhmad Effendy, serta perwakilan dari Pomal, Diskum, Satkom, Disfaslan, Disbek, dan satu pleton merplug.

Pos terkait