Beijing (Outsidres) – Sebuah pesawat kargo nirawak hibrida buatan China yang merupakan jenis pertama di dunia, YH-1000S, berhasil menyelesaikan penerbangan perdananya di Kota Chongqing, China barat daya, Selasa (3/2/2026).
Menurut China Academy of Aerospace Aerodynamics, pengembang pesawat tersebut, YH-1000S dilengkapi dengan sistem tenaga hibrida berkinerja tinggi yang dikembangkan bersama produsen kendaraan energi baru. Pesawat ini mampu melakukan lepas landas dan pendaratan pada jarak yang lebih pendek, membawa muatan lebih besar, serta memiliki jangkauan terbang yang lebih jauh dibandingkan pendahulunya YH-1000.
YH-1000S dirancang untuk memenuhi kebutuhan pasar logistik global. Pesawat kargo nirawak berukuran besar ini diperkirakan dapat digunakan untuk berbagai tugas seperti logistik dan pengiriman internasional, misi penyelamatan darurat, mitigasi bencana, modifikasi cuaca buatan, serta pemantauan laut dan pengawasan maritim.
Menurut para pengembang, keberhasilan penerbangan perdana menunjukkan kemampuan teknologi pesawat nirawak China dalam mendukung operasi logistik dan layanan udara tanpa awak yang lebih efisien di masa depan.
Penerbangan perdana YH-1000S menandai tonggak baru dalam perkembangan pesawat nirawak kargo China dan diharapkan dapat memperluas aplikasi pesawat tanpa awak untuk kebutuhan komersial maupun tugas-tugas khusus di luar negeri.





