Kuala Lumpur (Outsiders) – . Sultan Perak Sultan Nazrin Shah menekankan pentingnya penguatan integritas dalam kepemimpinan lembaga Islam sebagai upaya meningkatkan martabat umat dan membangun kepercayaan publik. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Pertemuan Majelis Nasional Urusan Agama Islam ke-74 di Kuala Lumpur, Selasa (13/1/2026).
Dikutip dari Bernama, dalam forum tersebut, Sultan Nazrin menyampaikan bahwa lembaga Islam yang dikelola dengan nilai keunggulan, amanah, dan integritas memiliki peran strategis dalam membentuk masyarakat yang berakhlak serta berdaya saing. Menurutnya, kualitas kepemimpinan menjadi faktor penentu dalam menjaga kredibilitas institusi keagamaan.
Ia menilai, tantangan yang dihadapi lembaga Islam saat ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga berkaitan dengan persepsi publik. Oleh karena itu, integritas dan keteladanan pemimpin dinilai penting untuk memastikan lembaga Islam tetap relevan dan dipercaya.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim serta para pejabat tinggi pemerintahan dan tokoh agama. Dalam kesempatan itu, Sultan Nazrin juga menyinggung pentingnya pendidikan yang tidak hanya menekankan pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kekuatan moral.
Menurut Sultan Nazrin, keseimbangan antara ilmu pengetahuan, nilai spiritual, dan integritas pribadi perlu menjadi dasar dalam membangun kepemimpinan masa depan, khususnya di lingkungan lembaga Islam.
Ia berharap, melalui penguatan integritas dan tata kelola yang baik, lembaga Islam dapat berkontribusi lebih besar dalam membangun masyarakat yang adil, bermoral, dan harmonis.






