Bitung (Outsiders) – Sebanyak 105 Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Tingkat III mengikuti tradisi Mandi Khatulistiwa di atas KRI Semarang-594 saat melintas di perairan Bitung, Ahad kemarin (24/8/2025).
Para taruna yang berasal dari Korps Teknik, Korps Elektro, dan Korps Suplai itu menjalani ritual khas pelaut ketika pertama kali melewati garis khatulistiwa. Tradisi ini dipandang sebagai simbol kehormatan sekaligus kebanggaan bagi setiap prajurit TNI AL.
Komandan KRI Semarang-594 Letkol Laut (P) Agus Yunianto bersama perwira pendamping menyaksikan langsung jalannya prosesi. Menurutnya, tradisi tersebut menjadi sarana pembinaan karakter sekaligus memperkuat kebersamaan di antara para taruna.
“Nilai-nilai yang diwariskan melalui tradisi ini akan membentuk jati diri sebagai prajurit matra laut yang tangguh dan berkarakter,” ujarnya.
Di sisi lain, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menekankan pentingnya menjaga profesionalisme sekaligus memperkuat diplomasi dengan negara sahabat.
Selain KRI Semarang-594, TNI AL juga mengerahkan KRI Bima Suci yang saat ini tengah melaksanakan pelayaran di Malaysia. Kedua kapal dijadwalkan bertemu di Brunei Darussalam pada 5 September mendatang.





