TNI AD Bantu Warga Terdampak Gempa Poso

Prajurit TNI AD dari Kodim 1307/Poso bergerak cepat membantu warga terdampak, Senin (18/8/2025). Foto: Dispenad.

Poso (Outsiders) – Pasca gempa berkekuatan Magnitudo 6,0 yang mengguncang Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Minggu (17/8/2025), prajurit TNI AD dari Kodim 1307/Poso bergerak cepat membantu warga terdampak. Pada hari kedua, Senin (18/8), mereka bersama BPBD, pemerintah daerah, dan relawan membersihkan puing bangunan serta membuka akses jalan yang tertutup material.

Sebanyak dua SSK atau sekitar 60 prajurit dikerahkan, diperkuat peralatan manual dan alat berat. Pembersihan difokuskan pada rumah warga, fasilitas umum, serta jalur distribusi logistik agar bantuan bisa segera menjangkau desa-desa terdampak. TNI AD juga mendirikan tenda darurat, menyalurkan bantuan makanan dan air bersih, serta membuka layanan kesehatan darurat bagi warga yang terluka.

Bacaan Lainnya

“Hadirnya prajurit di lapangan diharapkan mempercepat pemulihan kondisi sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas. TNI selalu siap berada di tengah rakyat,” ujar Dandim 1307/Poso, Letkol Arm Edi Yulian Budiargo.

Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Denny Gunawan yang meninjau langsung lokasi terdampak menegaskan TNI akan terus mendampingi masyarakat hingga kondisi benar-benar pulih. “Kami tidak hanya membantu membersihkan puing, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar warga, termasuk kesehatan dan logistik, terpenuhi,” ucapnya.

Hingga Senin sore, BPBD Poso mencatat satu korban meninggal dunia, puluhan luka-luka, serta kerusakan 101 rumah rusak ringan, tiga rusak sedang, 70 rusak berat, dan 30 fasilitas umum terdampak. Gempa dirasakan di 14 desa, termasuk Tiwaa, Ueralulu, Tokorondo, Masani, dan Kilo di Poso Pesisir Utara.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat, Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, menegaskan pengerahan prajurit di Poso merupakan perintah pimpinan TNI AD sebagai bentuk komitmen hadir di garis depan saat rakyat menghadapi bencana.

Pos terkait