Dumai (Outsiders) – Sebanyak 66 guru dari 44 satuan pendidikan anak usia dini di Kota Dumai, Riau, mengikuti program pelatihan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang bertujuan memperkuat kapasitas pengajaran serta meningkatkan pengalaman belajar anak di ruang kelas, Selasa (12/1/2026).
Pelatihan ini diselenggarakan oleh Tzu Chi Sinar Mas bersama PT Ivo Mas Tunggal selaku anak usaha Sinar Mas Agribusiness and Food, serta ADM. Program tersebut merupakan bagian dari inisiatif pengembangan kapasitas guru yang telah berjalan sejak Juli 2025.
Mengusung tema Mengajar dengan Hati, Kreativitas, dan Kepositifan untuk Membentuk Karakter Anak Usia Dini yang Tangguh, para peserta mendapatkan pembekalan pada tiga fokus utama pembelajaran, yakni penerapan disiplin positif, pemanfaatan bahan daur ulang dalam kegiatan belajar, serta metode pembelajaran imersif bagi guru taman kanak kanak.
Wali Kota Dumai, H Paisal, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung kesiapan belajar anak sejak usia dini. Ia menilai program tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini dan menyiapkan generasi masa depan.
“Pemerintah Kota Dumai menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat. Ini merupakan bagian dari upaya bersama kita dalam mendukung tumbuh kembang anak sejak dini,” kata Paisal, kemarin.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai, Mukhlis Suzantri, menilai inisiatif ini sebagai langkah positif dalam memperkuat pendidikan anak usia dini. Ia berharap program serupa dapat membantu mempersiapkan anak menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya dan menjadi rujukan bagi daerah lain.
“Kami berharap upaya ini dapat menumbuhkan kecintaan anak terhadap proses belajar seiring mereka melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, sekaligus memastikan kesiapan dasar yang dibangun sejak usia dini,” ujarnya.
Salah satu peserta pelatihan, Fitriyani, Kepala TK Negeri 1 Sungai Sembilan, menyampaikan manfaat praktis yang diperolehnya dari kegiatan tersebut. Ia mengaku mendapatkan pemahaman baru terkait perkembangan anak serta berbagai pendekatan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik dan kreatif.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat, tidak hanya dari materi yang disampaikan, tetapi juga dari berbagai perspektif dan pengalaman baru yang kami dapatkan,” ungkapnya. (rls)





