Pekanbaru (Outsiders) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana masih melanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca di Provinsi Riau dengan fokus pada wilayah pesisir. Hingga saat ini, total 15 ton garam telah disemai di sejumlah titik yang dinilai rawan kebakaran hutan dan lahan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran Riau M Edy Afrizal melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik Jim Gafur menyebutkan, sebaran OMC meliputi Kabupaten Bengkalis, Siak, Indragiri Hilir, serta Kota Dumai.
“OMC masih terus dilanjutkan, saat ini sudah 15 ton garam disemai. Terutama di daerah pesisir Riau,” ujarnya, Sabtu (28/02/2026).
Selain sebaran OMC, karhutla juga dilaporkan terjadi di tiga daerah, yakni Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, dan Kabupaten Siak. Di Dumai, titik kebakaran berada di Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai dan Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur.
Di Kabupaten Bengkalis, kebakaran terpantau di Desa Sukarjo Mesim, Kecamatan Rupat. Sementara di Kabupaten Siak, karhutla terjadi di Kecamatan Kandis. Ketiga wilayah tersebut saat ini dalam tahap pendinginan.
Adapun kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kampar dilaporkan telah padam total.





